Dishub Dukung Skema Baru Pengaturan Terminal Tanjung Harapan
Kamis, 16 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 36 detik.
Dishub Dukung Skema Baru Pengaturan Terminal Tanjung Harapan
MERANTI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti mendukung penuh perubahan skema pengaturan Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang. Pengaturan baru oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang itu bertujuan agar tak terjadi kemacetan di dalam area pelabuhan, terutama saat peningkatan arus mudik lebaran 2019 nanti.
"Kita mendukung upaya KSOP menerapkan skema baru pada mudik tahun ini. Dengan pengaturan tersebut kita harapkan bisa membuat masyarakat lebih nyaman," ujar Kepala Dishub Meranti, Aready, Kamis (16/05).
Dalam penerapan skema baru, lokasi parkir saat ini akan disulap menjadi ruang tunggu. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi kepadatan di dalam terminal. Terkait perubahan tersebut, Dishub juga menyarankan agar tenda yang di bangun di area parkir bisa dilengkapi dengan blower, sehingga warga yang mengantri tidak kepanasan.
"Blower tersebut perlu dipersiapkan, karena kondisi cuaca saat ini sangat ekstrem. Kita juga akan menempatkan sejumlah personil untuk membantu pihak KSOP selama arus mudik nantinya," terang Aready.
Sementara itu, pihak KSOP Selatpanjang mengaku pengaturan skema baru tersebut, bisa memperlancar sirkulasi arus embarkasi dan debarkasi. Di tahun ini ada pemberlakuan kawasan chek in, dibagian depan terminal. Kawasan tersebut, menjadi tempat masuk pertama penumpang yang ingin berangkat.
"Dengan adanya penambahan kawasan chek in ini, akan bisa mengurai kemacetan dan penumpukan penumpang," ujar Kepala KSOP Selatpanjang, Mohammad Faisal.
Tak hanya penambahan kawasan chek in, kawasan parkir yang sebelumnya berada di dalam terminal, kini ditiadakan. Masyarakat pengguna sepeda motor dan mobil serta pengendara becak motor, hanya bisa mengantarkan penumpang di tempat pemberhentian. Posisinya pun di depan terminal, lalu kembali keluar dari kawasan terminal.
"Halaman terminal akan kita sterilkan dari kendaraan, hanya becak motor terminal Tanjung Harapan yang masih berada di areal terminal, tetapi di bagian depan, bekas gedung loket," terang Faisal.
Sementara itu, untuk Posko Mudik 2019 akan di bangun dibagian depan, bersebelahan dengan kawasan chek in. Posko pelayanan akan mulai beroperasi sekitar H- 15 Lebaran hingga H 15 lebaran nantinya.
Kita berharap pengaturan baru ini bisa memperlancar arus penumpng yang masuk dan keluar pelabuhan Tanjung Harapan," harap Faisal.(Humas/006).
Kategori
Topik
Bagikan