Disdikbud Meranti Akan Bangun SLTP di Batin Suir
Jumat, 4 Januari 2019. Waktu baca 1 menit 22 detik.
Disdikbud Meranti Akan Bangun SLTP di Batin Suir
MERANTI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti akan membangun Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Nuriman Khair mengatakan pembangunan sekolah tersebut guna memperpendek jarak tempuh di daerah yang terisolir.
"Rencana kedepan akan kita bangun SLTP di Desa Batin Suir. Apakah bangun baru atau sekolah satu atap menyatu dengan bangunan dengan SD di sana," kata Nuriman.
Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan survei ke lapangan untuk melihat langsung kondisi desa yang masih terisolir tersebut.
"Mungkin minggu depan kita turun ke lapangan. Saat ini sedang dirancang modelnya," jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Meranti itu juga menyebut angka putus sekolah di Meranti masih tergolong rendah, hanya sekitar 30 persen. Kedepannya akan diterapkan model sekolah berstandar nasional dengan 8 standar mutu pendidikan.
"Sekolah di Meranti belum memenuhi standar. Kita akan coba menuju kesana pada 2020 dengan dibentuk tim peningkatan mutu pendidikan eksternal bersama OPD terkait seperti Bappeda, PU dan OPD lainnya," ungkap Nuriman.
Salah seorang tokoh masyarakat yang sekaligus mantan Kepala Desa Batin Suir, Ahmad Tarmizi mengatakan jumlah anak-anak suku asli yang tidak melanjutkan sekolah di dusun tersebut mencapai seratus orang.
"Ada SLTP terdekat di desa tetangga, Desa Lukun. Tapi akses 7nya masih sangat terbatas," sebut Tarmizi.
Untuk bersekolah ke Desa Lukun, mereka harus menyeberangi selat selama 45 menit menggunakan perahu atau pompong.
"Tapi tidak semua warga punya perahu, sedangkan 7 umum tidak ada sejak dulu," ucapnya.
Dari dua dusun di desanya itu, yakni Dusun Saka dan Dusun Keridi. Dusun Saka merupakan dusun yang terisolir karena dikelilingi oleh selat dan sebagian wilayah daratannya masih hutan belantara.
"Akses satu-satunya melalui jalur air," Tarmizi. (Humas002).
Kategori
Topik
Bagikan