Dermaga Penyebrangan Roro Insit-Pecah Buyung Hampir Rampung
Sabtu, 15 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 31 detik.
Dermaga Penyebrangan Roro Insit-Pecah Buyung Hampir Rampung
Selatpanjang - Pembangunan Dermaga Penyebrangan Roro Insit-Pecah Buyung di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, hampir rampung.
Proyek pembangunan dari Kementerian perhubungan itu bersumber dari dana APBN dengan No. Kontrak 35/kontrak-DRMG/BPTD-IV/VIII/2018, senilai Rp.44.702.880.000. Waktu pelaksanaannya selama 153 hari kalender yang dikerjakan oleh PT. Aura Sinar Baru dan CV Mahoni selaku Konsultan Supervisi.
Pelaksana pekerjaan Rohman, mengungkapkan pihaknya optimis bahwa Dermaga Penyebrangan Roro Insit-Pecah Buyung segera selesai. "Insya allah Desember akhir sudah selesai karena saat ini sudah 87 persen dan tinggal finishing lagi," ujar Rohman saat ditemui di lokasi pekerjaan, Sabtu (15/12/2018) lalu.
Meski pekerjaan berjalan lancar, kata Rohman, kendala tetap saja ada. Terutama ketersediaan material yang masuk harus bisa menyesuaikan dengan kondisi alam yakni pasang surut air laut.
"Namun, itu tidak menjadi penghambat bagi kita. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang menjadi kendala kita hingga pekerjaan ini selesai," harap Rohman.
Ditempat sama, salah seorang warga Desa Insit, Jumir merasa terbantu dengan adanya pengerjaan pembangunan dermaga penyebrangan tersebut.
"Banyak masyarakat kita yang bekerja di sini. Dari 80 keseluruhan pekerja ada sekitar 35 orang warga kita yang ikut bekerja di sini Jadi, kehadiran pembangunan ini tentu sangat membantu, karena yang nganggur bisa bekerja" tutur Jumir yang juga merupakan mantan Kades Insit.
Pj Kades Insit Amri mengatakan hal demikian, ia juga mengaku belum
mengetahui sepenuhnya terkait kondisi di lapangan. "Rencananya dalam waktu dekat akan dilakukan peninjauan di lokasi tersebut," katanya singkat seraya mengaku baru menjabat selaku Kades Insit.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kepulauan Meranti Aready melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sapras) Syahril, mengatakan bahwa proyek pembangunan dermaga tersebut wewenang provinsi, namun terkait pengawasan di lapangan, pihaknya tetap melakukan koordinasi.
"Meski ini proyek provinsi dan bersumber dari dana APBN, kita tetap saling berkoordinasi," ujar Syaharil.
Syahril juga berharap, pembangunan dermaga tersebut bisa segera tuntas diakhir tahun 2018. "Mudah-mudahan pembangunannya segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat," harapnya. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan