Bupati: Berdayakan Guru Ngaji dan PKK
Senin, 15 April 2019. Waktu baca 1 menit 8 detik.
Bupati: Berdayakan Guru Ngaji dan PKK
MERANTI - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir meminta kepada para Kepala Desa sebagai penanggung jawab atas dana desa (DD) untuk memberdayakan guru mengaji dan PKK yang ada di desa. Keinginan tersebut seiring dengan meningkatnya dana desa.
Bupati mengatakan, adanya alokasi anggaran dana desa Rp200 juta dari pemerintah Provinsi Riau membuat anggaran desa semakin kuat. Setiap tahun, rata-rata setiap desa akan mendapatkan pendapatan sebesar Rp 1,9 miliar. Jadi, tidak ada salahnya jika dialokasikan untuk pemberdayaan guru mengaji dan ibu PKK yang ada di desa. Hal itu dilakukan sebagai upaya mempertajam kiprah guru ngaji hingga mampu meningkatkan kapasitasnya.
“Target pembinaan tersebut adalah agar guru ngaji bisa lebih optimal dalam mencetak generasi bangsa berahlakul karimah. Begitu juga para ibu PKK yang ikut memberdayakan kaum wanita dalam berbagai hal," kata Irwan Nasir.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti yang membidangi pendidikan dan kesehatan, Basiran SE MM, mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya pembinaan guru mengaji dan kader PKK yang dialokasikan melalui Dana Desa (DD). Dia juga sepakat agar guru mengaji diberikan penghargaan. Guru merupakan orang yang penting dalam mendidik putra-putri Meranti dalam membaca dan memahami Alquran.
"Ini sangat bagus, kami sangat mengapresiasi langkah bupati. Hal ini sejalan dengan program membumikan Al-Quran di Meranti dan sesuai dengan visi misi menjadikan Meranti sebagai Kota Madani dan menyukseskan program yang paling straegis adalah mencetak 1.000 hafiz di negeri sagu ini," ungkap Basiran. (Humas/002)
Kategori
Topik
Bagikan