Bersama Kembangkan Potensi Wisata
Selasa, 9 April 2019. Waktu baca 1 menit 26 detik.
Bersama Kembangkan Potensi Wisata
MERANTI - Berbagai potensi wisata di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, saat ini masih belum tergarap secara maksimal. Butuh peran aktif stakeholder terkait serta masyarakat untuk mengembangkannya agar mempunyai daya tarik dan nilai jual kepada wisatawan lokal dan mancanegara.
Untuk itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan 2 (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rizky Hidayat SSTp mengajak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi wisata yang ada.
"Kita siap mendukung dan menyuport pengembangan industri kepariwisataan di Meranti. Begitu sebaliknya, bagaimana nantinya para pelaku pengembang pariwisata seperti Pokdarwis bisa terus diberi pelatihan," ungkapnya.
Selain peran Pokdarwis, kata Rizky lagi, pihaknya akan coba menerapkan konsep sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) yang punya potensi wisata. Bagaimana nantinya antara Pemda dan Pemdes bisa sama-sama membangun akses maupun fasilitas yang menjadi pendukung utama bagi setiap objek wisata.
"Saya kira sangat perlu kerjasama dengan pihak Pemdes dan masyarakat. Soalnya, bukan tidak mungkin kalau kita keroyokan membangun berbagai fasilitas di lokasi objek wisata di tempat mereka. Sebab, desa juga punya ADD. Ini juga sebagai salah satu langkah untuk pengembangan ekonomi desa," bebernya.
Gunawan, salah seorang Pokdarwis Meranti, mengaku bahwa sudah selayaknya potensi wisata yang ada dikembangkan. Bahkan, Pemkab melalui Disparpora bukan tidak mungkin jika menggait investor bidang wisata.
"Kita dari Pokdarwis siap-siap saja ikut berperan dalam mengembangkan potensi wisata. Mudah-mudahan kedepannya kita juga bisa di support dengan anggaran," ujar Gunawan.
Dia mengaku, dirinya sudah beberapa kali diundang dan diajak oleh pihak Dispar Riau untuk studi banding ke sejumlah daerah di Indonesia. Artinya, konsep-konsep pengembangan wisata di daerah lain perlu diadopsi untuk mengembangkan potensi wisata di Meranti.
"Banyak konsep pengembangan wisata yang kita pelajari dari daerah lain. Saya kira bisa menjadi referensi untuk kita di Meranti, khususnya dan Riau pada umumnya," harapnya.(hum/015)
Kategori
Topik
Bagikan