Bekerjasama Dengan Pemkab Meranti, Koperasi Hang Tuah Lirik Limbah Sagu
Minggu, 17 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 15 detik.
Bekerjasama Dengan Pemkab Meranti, Koperasi Hang Tuah Lirik Limbah Sagu
MERANTI - Koperasi Hang Tuah Kepulauan Meranti akan bekerjasama dengan pemerintah kabupaten untuk mengolah limbah padat sagu menjadi pakan ternak. Guna menjajaki rencana tersebut, pihak koperasi akan melaksanakan seminar pada Kamis (21/03/2019) mendatang.
Ketua Koperasi Hang Tuah, Misri Hasanto mengungkapkan pihaknya akan menggandeng Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKm (Disdagprinkop-UKM) dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kepulauan Meranti.
"Limbah padat sagu atau repu ini bisa diolah menjadi pakan sapi," kata Misri.
Menurutnya, jika selama ini limbah sagu di Kepulauan Meranti yang mencapai 3000 ton perbulan hanya dibuang dan tidak jarang menyebabkan kerusakan lingkungan akibat zam asam dan karbondioksida yang terkandung di dalam repu.
"Dengan diolah tentunya dapat menjadi nilai ekonomis bagi masy, terlebih yang berada di sekitar kilang-kilang sagu," ujarnya.
Seminar pemanfaatan repu sagu tersebut, kata Misri pihaknya akan mendatangkan nara sumber dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Dan sebagai peserta terbuka bagi masyarakat umum yang tertarik.
"Tentunya kita tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini," sebutnya.
Kepala Disdagprinkop-UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Mohammad Azza Faroni menuturkan pihaknya siap untuk memfasilitasi upaya masyarakat ataupun koperasi dan pelaku UKM yang ingin mengembangkan perekonomian masyarakat.
"Sudah tugas kita untuk membantu baik itu memberikan pendampingan ataupun upaya lain yang dibutuhkan," kata Azza.
Dia menjelaskan, peran koperasi dan UKM sangat penting terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan. Sektor ini, kata dia tidak berimbas pada krisis moneter dan dinilai tangguh menghadapi ketidakstabilan iklim usaha.
"Makanya kita fokus untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada untuk meningkatkan kualitas koperasi dan pelaku UKM yang ada di Meranti," akunya. (Humas/020)
Kategori
Topik
Bagikan