Antisipasi Bencana, BPBD Meranti Butuh Tambahan Personil
Kamis, 28 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 25 detik.
Antisipasi Bencana, BPBD Meranti Butuh Tambahan Personil
MERANTI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti terus berbenah dalam pelayanan masyarakat dibidangnya.
Khusus dalam penanganan bencana, seperti kebakaran sejauh ini tidak menemui kendala berarti. Selain peralatan, tambahan personel sangat diperlukan. Sehingga setiap bencana dapat ditangani dengan baik.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal mengatakan saat ini, BPBD Kepulauan Meranti hanya memiliki tiga regu dengan 52 personil. Sementara itu, sesuai dengan kebutuhan BPBD membutuhkan sebanyak lima regu. Dia menyebutkan, personelnya saat ini sangat minim untuk menjangkau sembilan kecamatan yang notabene dikelilingi laut. Dan jika terjadi bencana secara bersamaan BPBD akan sedikit kewalahan.
"Dengan kondisi personel yang ada saat ini belumlah memadai. Kendala berarti belum ditemui, namun jika terjadi kebakaran dibanyak tempat kita sangat kewalahan, sedangkan satu regu harus standby di posko," ungkap Edy.
"Kita sudah mengajukan untuk ditambah, namun belum disetujui. Untuk membantu melakukan pemadaman saat ini kita dibantu tim gabungan," kata Edy lagi.
Lebih lanjut dikatakan, terhadap penambahan personel sangat perlu dilakukan agar petugas bisa bekerja dengan maksimal.
"Harus ada penambahan sebanyak 30 orang lagi untuk 2 regu. Jika terjadi bencana secara bersamaan kami tidak kewalahan dalam pembagian tugas," katanya.
Kepala BPBD itu juga mengatakan, harus ada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar di setiap daerah yang rawan agar setiap masalah bisa ditanggulangi secara cepat.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengatakan terkait penambahan personil belum bisa dilakukan, mengingat hal tersebut berkaitan dengan pembiayaan yang tinggi. Namun kedepannya Pemkab Kepulauan Meranti akan merumuskan masalah ini sehingga BPBD tidak lagi kekurangan personil.
"Saat ini penambahan personil baru belum bisa kita lakukan,.mengingat tingginya pembiayaan. Namun kebijakan yang mungkin bisa kita lakukan adalah dengan menarik sebagian tenaga honorer di beberapa OPD untuk ditempatkan sebagai personil BPBD," ungkap Sekda. (Humas/002)
Kategori
Topik
Bagikan