Antipasi Berita Hoax, Polres Meranti adakan Forum Grup Diskusi dengan berbagai Element di Meranti
Rabu, 4 April 2018. Waktu baca 1 menit 51 detik.
Antipasi Berita Hoax, Polres Meranti adakan Forum Grup Diskusi dengan berbagai Element di Meranti
Selatpanjang, Kominfo – Untuk mengantipasi berita Hoax Polres Meranti melalui Binmas mengadakan Forum Grup Diskusi (FGD) Antipasi Penyebaran Berita Hoax dan Ujaran Kebencian di Kantor Polres Meranti Rabu, 04 april 2018. Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Forkopimda Meranti, Ketua MKA LAM, Ketua MUI, Ketua Ormas/OKP di Meranti, Mahasiswa dan tokoh masyarakat lainnya.
Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek menyampaikan bahwa berita Hoax harus diantipasi karena mampu menyebabkan keresahan bagi masyarakat bahkan perpecahan dalam hidup berbangsa dan negara. Disampaikannya juga bahwa berita Hoax ini dapat memicu terjadinya tindak kriminal, perselisihan dan lainnya. Oleh karena itu masyarakat harus cerdas dalam mengkonsumsi berita dan harus tau cara mengidentifikasi berita Hoax itu sendiri.
“saya berharap dengan adanya forum ini, kita bisa mengantipasi berita Hoax yang sudah beredar dan tentunya mensosialisasikan kepada masyarakat agar jangan mengkonsumsi berita Hoax atau mudah percaya tanpa harus mengeceknya terlebih dahulu.” ujar Kapolres
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya dalam mengatasi berbagai permasalahan dari berita Hoax dengan menjalin komunikasi baik kepada seluruh element yang ada di Meranti.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Muzamil menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Meranti dan seluruh masyarakat telah mendeklarasikan untuk menolak berita Hoax dan ujaran kebencian saat acara tabligh akbar di Mesjid Ar- Rahmah beberapa waktu lalu. Disampaikannya bahwa forum itu merupakan salah satu bentuk tindak lanjut yang dilakukan dalam mengantipasi berita Hoax yang telah beredar di dalam masyarakat.
Muzamil berpesan kepada seluruh masyarakat Meranti agar bisa membedakan berita yang benar dan berita yang Hoax. Ia juga mengingatkan untuk selalu bersikap tabayyun yaitu mengecek terlebih dahulu benar atau tidaknya berita itu dengan berkomunikasi kepada pihak tertentu, seperti dengan kepolisian dan lainnya dan melakukan klarifikasi.
“Hoax ini tidak akan pernah terjadi kalau kita bertabayyun, karena ini adalah obatnya. Oleh karena itu pentingnya konfirmasi dan klarifikasi agar hoax tidak terjadi” Ujar Muzamil
Selain itu ia juga mengajak kepada seluruh element yang hadir untuk sama-sama meredam dan membantu pihak kepolisian dalam mengatasi berita hoax, karna dalam menjaga keamanan bermasyarakat bukan hanya tugas kepolisian tetapi merupakan tugas bersama.
“Mari sama-sama kita membantu pihak kepolisian dalam membasmi berita Hoax ini” ajak Muzamil (MC Meranti/HS/fr)
Kategori
Topik
Bagikan