2016, Angka kemiskinan Meranti menurun dan tingkat perekonomian meningkat
Selasa, 18 Juli 2017. Waktu baca 1 menit 8 detik.
2016, Angka kemiskinan Meranti menurun dan tingkat perekonomian meningkat
Selatpanjang – Sekretaris Daerah Kabupaten Meranti Yulian Norwis di dampingi oleh Kabag Perekonomian dan SDA Agusyanto Bakar mengadakan diskusi langsung dengan BPS Kabupaten Meranti terkait permasalahan angka kemiskinan Kabupaten Meranti di ruang Sekda pukul 15:00 Wib (18/07).
Kepala Badan pusat Statistik Kabupaten Meranti Ajid Hajiji menyampaikan bahwa persentase penduduk miskin di Kabupaten Meranti mengalami penurunan, yaitu pada tahun 2016 angka kemiskinan sebesar 30,89 persen atau sekitar 56.000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 yaitu 34,08 persen atau 61.000 jiwa dan garis kemiskinan pada tahun 2016 sebesar Rp. 427.938
“hal ini membuktikan bahwa ada penurunan tingkat kemiskinan di Meranti dari tahun ke tahun” ujar Ajid
Yulian norwis mengatakan penurunan angka kemiskinan ini didorong oleh peningkatan pendapatan penduduk, peningkatan kemudahan akses pendidikan dan kesehatan, serta akses perekonomian yangmana pendapatan penduduk umumnya bersumber dari sektor pertanian, sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan.
“dengan penurunan angka kemiskinan, secara otomatis tingkat perekonomian meningkat di Meranti” Ujar Yulian Norwis
Dikatakannya juga bahwa ada beberapa sektor utama yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Kabupaten Meranti seperti sektor pertanian (36,39 persen), industri pengolahan (24,18 persen), pertambangan dan penggalian (19,71 persen) serta perdagangan besar dan eceran(8,97 persen).
Selain itu kedepannya akan diadakan perbaikan dalam sektor-sektor yang mampu membantu meningkatkan perekonomian masyarakat salah satunya adalah sektor pertanian.
“sektor pertanian ini sangat berkontribusi besar terhadap penurunan kemiskinan tersebut dan membantu perekonomian masyarakat Meranti” ujar laki-laki yang akrab disapa icut itu.(MC Meranti/HS/ip)
Kategori
Topik
Bagikan