Waspada Antraks Terhadap Hewan Kurban
Jumat, 26 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 15 detik.
Waspada Antraks Terhadap Hewan Kurban
MERANTI - Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, meminta masyarakat waspada terhadap penyakit berbahaya pada hewan kurban. Khususnya, jelang Idul Adha yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019 nanti.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Armizar Abdullah, menyatakan sudah melakukan beberapa langkah terkait pencegahan penyakit menular dari hewan ke manusia jelang Idul Adha.
"Kami sudah memberikan surat kepada dinas-dinas didaerah untuk memeriksa hewan kurban yang baik dan sehat. Tentu yang bisa dijamin untuk pemenuhan kebutuhan pada hari raya kurban," katanya, Kamis (26/07/2019).
Dia juga mengatakan bahwa secara keseluruhan, pemeriksaan harus dilakukan pada semua hewan kurban. Hal ini untuk mencegah penyakit menular dari hewan ke manusia seperti antraks.
"Secara umum, hewan kurban itu harus diperiksa kesehatannya dan harus ada surat keterangan kesehatan dari dokter hewan. Agar hal-hal yang berbahaya itu bisa kita ketahui," ujarnya.
"Biasanya yang ada setiap tahun adalah antraks yang kita khawatirkan, ada beberapa daerah yang harus dilakukan pemeriksaan lebih ketat," tambahnya lagi.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dedi Putra mengungkapkan, persyaratan utama hewan kurban untuk Idul Adha yang harus terpenuhi adalah harus terjamin kesehatannya. Ia juga berharap, tidak ada satupun hewan kurban yang terindikasi penyakit.
"Kalau hewan kurban yang diragukan kesehatannya harus diperiksa lebih lanjut apakah layak atau tidak. Selain berbahaya, dalam Islam pun tidak diperbolehkan menjadikan hewan yang diragukan kesehatannya sebagai hewan kurban," tegas Politisi PPP tu.
Selain itu, Dedi juga berharap kepada dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban sebelum disembelih (antemortem). Serta menyosialisasikan tata cara dalam memotong hewan kurban sesuai syariat Islam. (humas/022)
Kategori
Topik
Bagikan