Wabup Apresiasi Jambore Pemuda
Senin, 15 April 2019. Waktu baca 1 menit 45 detik.
Wabup Apresiasi Jambore Pemuda
MERANTI--Kegiatan Jambore Pemuda tahun 2019 yang ditaja oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan 2 (Disparpora) Kepulauan Meranti belum lama ini mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs.H. Said Hasyim.
Selain meningkatkan kreativitas, inovasi dan kemandirian pemuda, Jambore yang berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Jl. Pramuka, Selatpanjang, Senin (8/4/2019) diharapkan bisa mempereratkan silaturrahmi, persaudaraan dan rasa kekeluargaan.
Turut hadir dalam acara pembukaan itu, Sekrtaris Dinas Pariwisata, Danramil 02/TT Mayor Inf Irwan, Kabid Pariwisata, serta ratusan peserta jambore yang berasal dari 9 kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, 21 perwakilan pemuda dan 3 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Meranti.
Kegiatan Jambore Pemuda tersebut berlangsung selama 3 hari. Kegiatan dimulai dari tanggal 8 hingga tanggal 10 April 2019. Jambore terwebut merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh Disparpora dalam rangka meningkatkan kreativitas, inovasi, silturrahmi dan rasa persaudaraan.
Dalam sambutannya, Said Hasyim sangat mengapresiasi terhadap kegiatan Jambore yang di laksanakan oleh Dinas Pariwisata pemuda dan 2 ini. Selain meningkatkan kreativitas, inovasi dan kemandirian pemuda, Jambore juga bisa mempereratkan silaturrahmi, persaudaraan dan rasa kekeluargaan.
"Jambore ini merupakan ajang pertemuan dan ajang silaturahmi bagi pemuda yang berkreativitas dari desa yang dihimpun dalam satu kecamatan", pungkas Wabup.
Kedepan, dia berharap minimal satu desa diwakili paling tidak 5 orang, sehingga kalau berkumpul dari seluruh kecamatan kurang lebih ada 500 orang perwakilan. Dengan jumlah tersebut tentunya bisa mengadakan musyawarah serta berdiskusi melakukan kreativitas dan inovasi untuk Kabupaten Meranti. Jika perlu, pada jambore tersebut juga didatangkan instruktur sesuai potensi yang ada di desa dan kecamatanya masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Disparpora Tengku Arifin, S.Sos, mengatakan, kegiatan Jambore ini tidak hanya sebatas meningkatkan kreativitas, inovasi. Peserta juga akan dibekali ilmu oleh instruktur dari Dinas Pariwisata, Koramil, Generasi Pesona Indonesia (GENPI), Ekonomi Kreatif (Ekraf), dan Instruktur dari Damkar yang akan menjelas dan mengajarkan simulasi penggunaan alat pemadam kebakaran.
Ia menambahkan, pembekalan sengaja diberikan agar para generasi pemuda era milenial ini lebih mencintai lingkungan. Selain itu, mereka juga diharapkan tanggap dan gesit jika terjadi kebakaran hutan, sesuai ilmu yang dipelajari setelah Jambore usai.
"Semoga setelah pelaksanaan Jambore ini usai, pemuda dari perwakilan tiap kecamatan bisa menyosialisasikan ilmu yang didapatkan kepada teman ataupun organisasi pemuda yang ada di kecamatanya masing-masing", harap Tengku Arifin.(humas/007).
Kategori
Topik
Bagikan