Wabup Ajak Siswa Perangi Narkoba
Minggu, 28 April 2019. Waktu baca 1 menit 57 detik.
Wabup Ajak Siswa Perangi Narkoba
MERANTI - Kasus Narkoba di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, semakin marak dan meningkat signifikan. Untuk itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim, mengajak seluruh siswa agar secara bersama-sama perangi narkoba.
Ajakan itu, disampaikan Said Hasyim saat menghadiri kegiatan yang taja oleh Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kepulauan Meranti, bertempat di SMAN 1 Tebingtinggi, Sabtu (27/4/2019) siang.
"Kasus Narkoba di Kepulauan Meranti sangat luar biasa. Bahkan, banyak yang menjerat anak dibawah umur atau masih berstatus pelajar. Dan ini, tidak boleh dibiarkan karena semakin hari akan semakin bertambah banyak," ujarnya.
Menurut Wabup, jika persoalan tersebut tidak segera diatasi maka korban yang melibatkan anak-anak dibawah umur tersebut tentu akan semakin banyak pula.
"Jangan menunggu sudah banyak korban, baru kita bergerak. Itu sudah terlambat. Jadi, sebelum banyak yang menjadi korban pengaruh dari barang haram tersebut harus segera dilakukan pencegahan dini," sebutnya.
Kemudian, Said Hasyim juga mengajak kepada seluruh siswa agar benar-benar serius melakukan pencegahan dini. Sehingga, akan memperkecil jumlah korban Narkoba, terutama yang melibatkan anak-anak dibawah umur.
"Mari sama-sama kita bergandengan tangan untuk menyelematkan generasi muda kita. Tentunya dengan melakukan pencegahan terhadap keterlibatan siswa kita dari pengaruh barang haram tersebut," ajaknya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1, Poyadi, juga berharap hal serupa agar para siswa bisa melakukan upaya dini pencegahan sehingga para siswa terjauhi dari pengaruh narkoba.
"Upaya dini pencegahan itu sangat penting. Karena, lebih baik mencegah dari pada mengobati," ujarnya.
Untuk itu, Poyadi juga meminta kepada para siswa khususnya di SMAN 1 untuk sama-sama bergandeng tangan agar tidak ada yang terlibat Narkotika.
"Kita berharap, mulai saat ini maupun seterusnya tidak ada lagi pelajar yang terlibat dengan narkoba. Apalagi, siswa SMAN 1, jangan sampai ada," ungkpnya.
Dalam kesempatan itu, Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Darmanto SH, menambahkan bahwa kasus narkoba semakin meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan, mengalami peningkatan yang signifikan.
"Tahun 2017 ada 45 kasus dengan tersangka 67 orang dan melibatkan 5 anak dibawah umur. Sedangkan Tahun 2018 ada 69 kasus dengan 117 tersangka dengan melibatkan 8 anak dibawah umur," jelasnya.
Untuk itu, kata Darmanto, tentu perlu upaya pencegahan yang lebih efektif. Baik itu dengan menggencarkan sosialisasi maupun berbagai upaya lainnya dalam mencegah keterlibatan terhadap Narkoba.
"Jadi, berbagai upaya pencegahan harus dilakukan. Karena semakin hari jumlah kasus narkoba semakin meningkat. Untuk itu kita semua harus ikut andil dalam upaya pencegahan dini terhadap barang haram yang merusak generasi kita ini," ucapnya. (humas/004)
Kategori
Topik
Bagikan