Tingkatkan Minat Baca dan Menulis, Lewat Program Satu Guru Satu Buku

Senin, 26 November 2018. Waktu baca 1 menit 34 detik.
image
Tingkatkan Minat Baca dan Menulis, Lewat Program Satu Guru Satu Buku

Selatpanjang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepulauan Meranti, Riau, melaunching program satu guru satu buku, tepat pada peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN), Senin (26/11/2018) lalu.

Kepala Disdkbud Kepulauan Meranti, Drs. H. Nuriman Khair MH, mengatakan, program itu sengaja dicanangkan melihat lemahnya minat baca dan menulis generasi saat ini.  "Pencanangan program merupakan upaya kita untuk meningkatkan minat baca dan menulis. Tidak hanya dikalangan guru, namun juga para siswa," ucap dia.

Nuriman menambahkan, untuk menumbuhkan kembali minat membaca dan menulis bukanlah suatu hal yang mudah. Apalagi di tengah perkembangan teknologi saat ini, orang lebih suka melihat gadget ketimbang harus membaca buku berjam-jam.

"Melihat kebiasaan masyarakat saat ini, dibutuhkan gerakan literasi sekolah untuk mendorong program satu guru satu buku," sebut Nuriman.

Menurutnya lagi gerakan literasi sekolah penting dalam dunia pendidikan. Hal itu membuat gerakan literasi sekolah perlu di terapkan diseluruh jenjang pendidikan, terutama dalam menyukseskan program satu guru satu buku.

Tak hanya itu, peran guru menjadi menjadi aktor utama keberhasilan program tersebut, sehingga tak hanya membaca, guru juga di wajibkan menulis dan menghasilkan karya tulis, sehingga mempu menjadi contoh bagi para siswanya.

"Dalam rangka literasi, minat baca guru dan minat baca siswa harus dimulai dari guru sebagai panutan bagi seluruh siswanya," papar Nuriman.

Bupati kepualuan Meranti, Riau, Drs. H Irwan, MSi, mengapresiasi program satu guru satu buku. Ia menilai lewat program tersebut bisa meningkatkan minat membaca dan menulis.  Tidak hanya dilingkungan sekolah, namun juga di tengah masyarakat.

"Saya mengapresiasi program ini, gerakan satu guru satu buku perlu digalakkan dimulai dari lingkungan sekolah," jelas Irwan.

Namun demikian, di tengah perkembangan teknologi saat ini, ia berharap kedepan program satu guru satu buku bisa di kembangkan menjadi satu guru satu aplikasi, terutama aplikasi berbasis teknologi industri.

"Lewat program satu guru satu aplikasi, setiap guru dituntut untuk melakukan inovasi sehingga mempermudah proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Meranti", pungkas Irwan. (MC Meranti/Humas/Na)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti