Tasik Anak Penyagun Terus Bersolek
Senin, 12 November 2018. Waktu baca 2 menit 44 detik.
Tasik Anak Penyagun Terus Bersolek
Selatpanjang - Tasik Anak Penyagun merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Terletak di Jalan Rahmat RT 07 RW 04 Dusun II Desa Penyagun, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, tasik ini juga memiliki pesona yang memikat hati setiap pengunjung.
Namun sayang, tidak banyak yang tahu. Keindahan serta keasrian alamnya, bahkan belum terexplore dengan baik. Karenanya, masyarakat dan pemerintah desa setempat terus berupaya menjaga dan melestarikannya, agar kelak Tasik Anak Penyagun bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Meranti.
Kepala Desa Penyagun Muhammad Nur menuturkan bahwa sejak dulu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sudah berniat mengeksplor keindahan Tasik Anak Penyagun dan membangunnya menjadi salah satu destinasi wisata di Meranti. Bahkan, pada 2013 silam beberapa orang petugas dari Dinas Pariwisata Kepulauan Meranti telah melakukan peninjauan di areal tasik.
Walaupun tidak tahu persis apa persoalannya, dia yakin kendalanya tetap berkaitan dengan anggaran. Bahkan, dia mengerti benar dengan kondisi daerah sejak terjadinya rasionalisasi.
"Tapi kita tetap tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan pelestarian tasik yang memang sudah menjadi objek wisata di desa. Kita lakukan gotong royong bersama masyarakat agar lingkungannya tetap terjaga dengan baik", ucap Muhammad Nur saat diwawancara melalui telepon selulernya, Senin (12/11/2018).
Sejauh ini, kata Nur, Tasik Anak Penyagun hanya dikunjungi masyarakat sekitar. Sebagian kecil saja warga luar yang tahu dengan keindahan dan kemolekan Tasik Anak Penyagun. Oleh karena itu, langkah awal yang harus dilakukan adalah menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Keindahan, keunikan dan pembangunan infrastruktur di tasik dan desa harus terus di publikasikan melalui media massa. Sehingga, dengan sendirinya masyarakat tahu dan datang ke Deaa Penyagun hanya untuk berkunjung ke tempat wisata.
"Kalau wisatawan ramai berkunjung, juga memberikan keuntungan bagi warga desa yang mau berjualan makanana dan minuman. Dengan demikian, keberadan wisata tasik juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat", sebut Nur.
Muhammad Nur juga sadar bahwa tidak mudah membangun tasik. Apalagi hanya mengandalkan dana desa. Campur tangan berbagai pihak sangat diperlukan. Karenanya, dia sangat mengharapkan adanya peran dari pihak kecamatan dan Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mengelola Objek wisata Tasik tersebut.
"Kita upayakan perbaiki akses jalan menuju tasik lebih dulu, nanti baru kita lakukan penambahan fasilitas di area tasik," pungkasnya.
Sebelum Infrastruktur di dalam area Tasik Anak Penyagun dibuat, Pemerintah Desa bersama Masyarakat telah lebih dahulu membuat bodi jalan menuju area tasik Anak Penyagun, sebab jalan ini sangat diperlukan untuk menuju lokasi. Selain itu, pelebaran bodi jalan poros di desa juga dilakukan.
"Alhamdulillah, untuk pelebaran bodi poros sudah dilakukan pengerjaan. Untuk pelebaran Jalan Poros Rencana1000 meter, dan sudah dikerjakan sekitar 500 meter. Untuk pembuatan bodi jalan ke Tasik Anak Penyagun sekitar 1000 meter," tambah Kades.
Selaku pemimpin di Desa Penyagun, dia berharap dengan dilakukannya pelebaran jalan poros dan pembuatan bodi jalan menuju tasik, kedepannya menjadi prioritas Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk membangun tasik.
"Semoga di tahun 2019 dapat dibangun Pemda. karena jalan tersebut sudah diukur. Menurut Pak Camat dan ketua DPRD Meranti, tahun 2019 akan dibes, maka itu saya menyiapkan bodi jalan," pungkasnya.
Jika pembangunan infrastruktu jalan dapat dilakukan secara maksimal oleh Pemda, maka rute perjalanan menuju ke tasik juga semakin mudah dan dekat. Dengan begitu, maka akan banyak warga yang tertarik untuk berkunjung ke Tasik Anak Penyagun (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Lingkungan dan Kesehatan
Topik
Bagikan