Tambah Wawasan dan Update Ilmu Terbaru, IDI Kabupaten Meranti Bekerjasama dengan RS Awal Bros Batam Gelar Seminar Medis Update Management of Fatty Liver
Minggu, 25 Maret 2018. Waktu baca 2 menit 40 detik.
Tambah Wawasan dan Update Ilmu Terbaru, IDI Kabupaten Meranti Bekerjasama dengan RS Awal Bros Batam Gelar Seminar Medis Update Management of Fatty Liver
Selatpanjang, Kominfo- Minggu (25/03) Ikatan Dokter Indonesia bekerjasama dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam menyelenggarakan Seminar Medis Update Management of Fatty Liver di Grand Meranti Hotel jalan Kartini pukul 09.00 Wib. Acara itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE, MM. Turut hadir direktur RS Awal Bros Batam dr. Widia Putri MARS, Dokter dan Dokter Gigi dilingkungan Kabupaten Meranti, IBI, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Iyatmi, narasumber dari Rumah sakit Awal Bross batam dr. Arif Koeswandi, SpPD-KGEH, dan dr. Yayie Dwina Putri, SpPK dari Rumah Sakit Meranti.
Panitia pelaksana dr. H. Misri Hasanto M. Kes menyampaikan bahwa organisasi ikatan Dokter Indonesia merupakan suatu organisasi kesehatan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi yang mulia. Tugas pertama adalah pembinaan etika profesi dimana nanti seluruh sejawat-sejawat ada kode etik kedokteran yang berlaku di Indonesia, kedua adalah pembinaan profesi dimana pembinaan profesi ini adalah salah satu kegiatan dengan menyelenggarakan seminar-seminar untuk menambah wawasan dan pengetahuan sehingga Dokter mesti mengupdate ilmu-ilmu terbaru, penelitian terbaru dan alat terbaru sehingga seluruh sejawat tidak ketinggalan informasi dan teknologi dan yang ketiga adalah Medikolegal dimana hal ini menyangkut kepada aspek hukum terhadap ilmu Kedokteran itu sendiri.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama antara IDI Kabupaten Meranti dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam dan juga amanah dari Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga IDI dengan tujuan untuk menambah wawasan kepada seluruh dokter, dokter gigi yang berkaitan dengan seminar Update management of Fatty Liver” ujar dr. Misri
Direktur RS Awal Bros Batam dr. Widia Putri MARS mengatakan pihaknya terus berusaha untuk meningkatkan profesional dari teman sejawat sehingga dalam melayani pasien lebih optimal dan tentunya selalu dengan mengupdate ilmu terbaru dari medis.
“Di beberapa daerah kami sudah bekerjasama dalam bentuk hal jamkesda dan kedepannya kami berharap adanya kerjasama antara jamkesda Meranti dengan RS Awal Bros sehingga nantinya pasien yang dari Kepulauan Meranti bisa tertangani di RS Awal Bross Batam” Ujar dr. Widia
Dijelaskannya juga bahwa saat ini RS Awal Bros Batam telah memiliki alat MRI 1,5 tesla yang digunakan untuk penunjang medis selain CT scan, alat pemecah batu ginjal tanpa operasi ESWL dimana pasien tidak perlu operasi lagi untuk batu ginjal, cukup dilakukan dengan laser sehingga dalam satu hari pasien bisa pulang ke rumah.
Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Yulian Norwis memberikan apresiasinya kepada IDI dan RS Awal Bros Batam yang telah melaksanakan seminar medis tersebut. Ia mengatakan terkait masalah Jamkesda akan disesuai dengan anggaran melalui Dinas Kesehatan dan ia juga meminta kepada pihak RS Awal Bros Batam untuk memberitahukan kepada masyarakat Meranti kelebihan apa yang dimiliki oleh RS Awal Bros Batam harus disampaikan kepada masyarakat dan masyarakat harus tau bahwa RS Awal Bros Batam sudah membuka Jamkesda.
Melalui kegiatan itu ia juga mengharapkan kepada dokter sejawat untuk memberitahukan kepada seluruh masyarakat Meranti bahwa apa efek dari pelemakan hati atau fatty liver itu sendiri sehingga masyarakat bisa mengetahui gejala dan bisa melalukan preventif.
“Kepada para peserta saya mengharapkan agar memanfaat seminar ini untuk menimba ilmu dan bisa disosialisasikan kepada masyarakat Meranti bahwa efek dari fatty Liver ini sangat berbahaya” Ujar yulian Norwis
Selanjutnya acara dikanjutkan dengan pemberian cendramata dari RS Awal Bros Batam kepada Sekretaris Daerah Yulian Norwis, Dinas Kesehatan Meranti dan Ikatan Dokter Indonesia(MC Meranti/HS/fr)
Kategori
Topik
Bagikan