Tahun Depan Pemkab Meranti Upayakan Revitalisasi Sentra IKM Kopi
Kamis, 7 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 11 detik.
Tahun Depan Pemkab Meranti Upayakan Revitalisasi Sentra IKM Kopi
MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Riau sedang menyusun studi kelayakan untuk revitalisasi Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM) Kopi di Desa Kedabu Rapat Kecamatan Rangsang Pesisir.
"Bentuk bantuan revitalisasi yang kita harapkan seperti ruang produksi, tempat jemur biji kopi, gudang, ruang promosi, hingga sanitasi limbah dan air bersih," ungkap Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kepulauan Meranti, Aza Fahroni.
Dia mengatakan, tahun lalu pemerintah pusat telah menyetujui menyuntikkan anggaran pengadaan mesin penyortir kopi lebih kurang Rp 2,1 miliar.
"Saat ini sudah dilelang kegiatannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat rampung," harapnya.
Menurutnya, kedepan kopi liberika produksi petani di Pulau Rangsang itu akan dikelompokkan kualitasnya. Termasuk pengemasan kopi yang masuk dalam kategori ekspor.
"Jadi masih ada beberapa tahapan lagi. Sistemnya Sentra IKM ini dikembangkan secara bertahap," ujar Aza.
Di Desa Kedabu Rapat ini saja terdapat 100 hektar lahan yang sudah dijadikan perkebunan kopi liberika.
Menyikapi hal itu, Bupati Kabupaten Kepuluan Meranti, Drs H Irwan Nasir berharap besar atas dukungan yang telah disalurkan oleh pemerintah pusat dan dinas terkait terhadap peningkatan produksi yang dihasilkan petani kopi liberika di daerahnya.
"Kita akan selalu mendukung penuh terhadap kebutuhan petani kopi. Kita berharap kopi liberika ini tak hanya di Rangsang saja, tapi juga ada di tempat lain. Dengan begitu, ke depan Meranti akan menjadi pengekspor kopi terbesar dengan kualitas yang terbaik dengan cita rasa yang berbeda. Tentu ini membutuhkan kesungguh-sungguhan dari semua pihak, mulai dari petani hingga pemerintah," ungkap Irwan.
(Humas/003)
Kategori
Topik
Bagikan