Sudah Ada Insenerator Di 8 Puskesmas
Senin, 13 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 23 detik.
Sudah Ada Insenerator Di 8 Puskesmas
MERANTI – Walaupun belum bisa digunakan, namun sudah dibangun sebanyak 8 unit insenerator. Dimana insenerator ini dibangun di 8 Puskesmas yang tersebar di Kepulauan Meranti.
Insenerator merupakan alat untuk memusnahkan sampah medis. Melalui alat ini, sampah medis yang dibakar dengan suhu mencapai 1000 derajat celcius.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Muhammad Hasrin SKM mengatakan pembangunan insenerator tersebut merupakan program bantuan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Sehingga sampah medis bisa dibakar disana.
“Bantuan ini sudah selesai dibangun. Namun belum bisa dimanfaatkan, karena menunggu izin penggunaannya,” akunya.
Untuk sementara waktu, Hasrin mengharapkan sampah medis bisa dibakar ditempat terbuka. Bagi jenis yang tidak bisa dibakar, bisa ditanam. Seperti jarum suntik, botol kaca dan lainnya.
“Jangan sampai sampah medis dibuang di TPA (Tempat Pembuangan Sampah) atau dibakar di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Untuk sementara waktu menjelang insenerator bisa digunakan, sampah medis bisa dibakar sendiri ditempat terbuka atau ditanam bagi yang jenis logam atau kaca,” ungkapnya.
Ia berharap insenerator bisa dimanfaatkan secepatnya. Sehingga bisa menyelesaikan persoalan sampah medis diseluruh Puskesmas yang ada di Meranti.
“Jangan sampai sampah medis dibuang sembarangan. Kami ingatkan kepada seluruh petugas kesehatan di Puskesmas, Poskesdes dan Pustu agar dapat memusnahkan sampah medisnya dengan baik,”harapnya.
Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Meranti, Basiran SE MM meminta agar Diskes bisa segera menggesa kepengurusan izin penggunaan insenerator yang sudah dibangun itu. Supaya bisa segera dimanfaatkan untuk memusnahan sampah medis.
“Karena sampah medis ini cukup berbahaya jika sampai dimainkan oleh anak-anak atau masyarakat lainnya. Karena bisa menimbulkan berbagai penyakit dan resiko lainnya. Jadi Dieskes, harus bisa mengantisipasi hal itu. Salah satunya dengan membantu mempercepat kepengurusan izin penggunaan insenerator yang sudah dibangun,” kata politisi Gerindra itu. (humas/017)
Kategori
Topik
Bagikan