Sekda Ajak Masyarakat Cerdas Gunakan Medsos

Minggu, 28 April 2019. Waktu baca 1 menit 50 detik.
image
Sekda Ajak Masyarakat Cerdas Gunakan Medsos

MERANRI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis mengajak seluruh masyarakat untuk cerdas dalam menggunakan media sosial (Medsos). Hal itu disampaikannya, saat acara Tabkigh kabar dan istighozah yang di taja Polres Kepulauan Meranti, Senin malam (8/4) di lapangan Sepakbola Desa Gogok Darussalam.

"Kita berharap masyarakat cerdas dan tak terpengaruh dengan upaya provokasi, terutama di medsos," ujar Sekda.

Pesta demokrasi idealnya merupakan momentum perubahan dan transformasi, menuju masa depan bangsa yang lebih baik, bukan malah memicu perpecahan di kalangan masyarakat. Keberadaan media sosial saat ini, membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dengan mudah. Namun demikian, kemudahan tersebut, memiliki dampak negatif, jika masyarakat tidak cerdas dalam memilah suatu informasi.

"Kita inginkan, informasi yang didapat melaui medsos hendaknya dicari dulu kebenarannya. Jangan sampai ikut terlibat menyebarkan hoax," harap Sekda lagi.

Lebih lanjut Yulian Norwis berharap pemilu 2019, bisa berjalan dengan aman, damai, sejuk dan kondusif. Untuk itu dibutuhkan sinergi antar seluruh elemen masyarakat, terutama para pemuka agama untuk memberikan kesejukan dan mengajak masyarakat tidak temakan dengan isu hoax yang kian masif mendekati pemilu 2019.

"Semua pihak harus berkomitmen membangun moral yang luhur dan tulus, Esensi dari Pemilu 2019 diharapkan untuk menyelamatkan masa depan bangsa, dari keterpurukan ekonomi, sosial budaya, hukum dan kemaanan, demi Indonesia yang lebih baik kedepan,". terangnya Sekda.

Keinginan yang sama, disampaikan Kepolres Kepulauan Meranti, AKBP. La Ode Proyek. dihadapan ribuan jamaah tabligh akbar ia meminta seluruh masyarakat waspada terhadap serangan berita bohong atau Hoax.

"Kita harus belajar dari masa lalu. Jangan sampai masyarakat terpecah akibat adu domba. Prilaku itu kini mulai terlihat,yakni lewat penyebaran berita hoax terutama di media sosial," terangnya.

Mayasrakat diharapkan cerdas dalam memilah setiap informasi yang di dapat, terutama dari media sosial. Hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama, karena jika salah dalam menggunakan media sosial, tentunya akan berhadapan dengan permsalahan hukum, apalagi jika ikut terlibat menyebarkan berita hoax, yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Untuk menganstisipasi serangan hoax, kita telah menyiapakan Polisi Cyber, yang setiap saat terus memantau aktivitas di Media sosial. terang La Ode Proyek.

Untuk mengantisipasi agar tak terjerat Undang-undang ITE, masyarakat di himbau menyaring setiap informasi yang didapat. Jika ragu dengan kebsahan berita, hendaknya melakukan konfirmasi baik ke Kepala Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat, sehingga tak terjerat dengan isu Hoax. (Humas/006).

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti