Segera Data Masyarakat Tak Mampu Penerima JKN-KIS

Rabu, 8 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 30 detik.
image
Segera Data Masyarakat Tak Mampu Penerima JKN-KIS

MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus melakukan upaya pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kelas menengah kebawah. Salah satunya dengan menggerakkan program Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

 

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs Said Hasyim mengatakan, program JKN-KIS merupakan upaya kerjasama Pemerintah bersama BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal. Sehingga tidak ada lagi yang kesulitan untuk berobat setelah terdaftar dalam program tersebut.

 

"Ini adalah bentuk tekad kuat kita untuk mensejahterakan masyarakat. Apalagi upaya ini telah tertuang dalam Perbup tentang wajibnya seluruh lapisan masyarakat untuk mendaftar dalam Program JKN-KIS," terang Wabup Said Hasyim, Rabu (8/5/2019).

 

Dengan begitu, dia meminta kepada pihak terkait untuk melakukan pendataan masyarakat yang kurang mampu agar didaftarkan jadi anggota JKN-KIS. Jangan sampai ada masyarakat Meranti yang tidak  tercover dengan layanan kesehatan tersebut.

 

"Jadi kalau sudah didaftarkan, tidak ada lagi masyarakat Meranti kurang mampu yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dari BPJS. Semuanya akan dapat merasakan dengan mudah," pintanya.

 

Dia juga mengakui, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini, angka kemiskinan dapat dientaskan. Namun masih ada sebanyak 28 persen yang dibawah garis kemiskinan.

 

"Mudah-mudahan masyarakat Meranti yang telah tercover layanan BPJS menjadi upaya Pemerintah untuk terus mengurangi angka kemiskinan," ujar mantan Sekda Kabupaten Siak itu.

 

Sementara Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumbar, Riau dan Jambi, dr Siswandi mengapresiasi upaya Pemkab Meranti atas komitmennya yang telah mendaftarkan penduduknya dalam kepesertaan JKN-KIS.

 

Menurut dia, pertumbuhan peserta JKN-KIS di Indonesia per 1 April 2019 sebanyak 201 juta jiwa lebih. Untuk di Meranti, katanya jumlah peserta JKN-KIS berjumlah 203 jiwa lebih.

 

"Dengan jumlah tersebut, telah mengantarkan Meranti menjadi Kabupaten pertama mencapai Universal Health Coverage (UHC) se Kabupaten/Kota di Riau. Untuk pemenuhan hak peserta JKN-KIS, BPJS di Meranti telah bekerja sama dengan 9 Puskesmas, 3 Dokter Keluarga, 1 Klinik dan RSUD Kepulauan Meranti," ujarnya. (humas/005)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti