Said Hasyim Promosikan Kuliner Khas Meranti pada Tim Surveior

Selasa, 16 April 2019. Waktu baca 1 menit 32 detik.
image
Said Hasyim Promosikan Kuliner Khas Meranti pada Tim Surveior

MERANTI - Buka kegiatan akreditasi Rumah Sakit Snars edisi 1, Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti, Said Hasyim promosikan kuliner khas Meranti.

Ada beberapa kuliner yang direkomendasikan Wabup kepada Tim Surveior, diantaranya kelezatan mi sagu khas Meranti. "Jika berkunjung ke Meranti, belum lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas Meranti, yakni mi sagu," ujar Said Hasyim, Rabu (15/05).

Diakui Said hasyim, meski perkebunan sagu di Meranti tidak sebanyak yang ada di Papua, namun secara kualitas tepung sagu yang dihasilkan oleh pabrik sagu di Meranti lebih unggul jika di bandingkan dari daerah lainnya di Indonesia. Tak hanya mi sagu, banyak kuliner berbahan dasar sagu lainnya yang patut di coba, seperti lempeng, serna jenis makanan ringan seperti kerupuk sagu, serta kerupuk udang.

"Mi sagu dan kerupuk udang merupakan produk yang kerap menjadi oleh-oleh bagi setiap tamu yang berkunjung ke Meranti," ujarnya lagi.

Selain memiliki kuliner yang beragam, saat malam hari pengunjung juga tidak kesulitan mendapatkan makanan. Pasalnya, sejumlah pedagang di Kota Selatpanjang berjualan hingga tengah malam. Yang menjadi keunikan lainnya adalah kebiasaan masyarakat nongkrong di kedai kopi saat malam hari.

"Kopi di sini memiliki rasa tersendiri. Jadi, wajar saat malam hari sejumlah kedai kopi kerap dipenuhi warga, " ujar Said.

Untuk masalah kopi, Meranti telah memiliki produk kopi unggulan yakni kopi liberika. Kopi tersebut sudah mendapatkan sertifikasi, sehingga menjadi kopi khas Kepulauan Meranti.

"Saat ini kopi liberika kita sudah dikenal luas, hingga ke pasar internasional yakni diimpor ke Malaysia," terang Said Hasyim.

Sementar itu, Ketua Tim Akreditasi, dr. Zainal Abidin Sp.THT, tertarik  apa yang disampaikan, Wakil Bupati, Said Hasyim. Ia mengaku tak menyangka, Meranti merupakan salah satu penghasil sagu dengan kualitas terbaik di Indonesia. Ia juga tertarik ingin mencicipi kuliner khas sagu yang ada di Meranti.

"Kita di sini sekitar 4 hari kedepan. Waktu tersebut akan saya manfaatkan bersama kawan-kawan untuk mencicipi kuliner sagu khas Meranti," ujar dr. Zainal.(Humas/006).

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti