Pusat dan Provinsi Diminta Bantu Selesaikan JSR
Kamis, 20 Desember 2018. Waktu baca 50 detik.
Pusat dan Provinsi Diminta Bantu Selesaikan JSR
Selatpanjang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti meminta Pemerintah Pusat dan Provinsi Riau membantu penyelesaian Jembatan Selat Rengit (JSR) yang kini terhenti pembangunannya.
"Pembangunan ini sangat penting untuk masyarakat, saya berharap pembangunannya di-take over oleh APBN. Sekarang sedang diproses di kementerian PU, secepatnya 2020 dibangun," kata Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir, Kamis (20/12/2018).
Dia mengatakan untuk melanjutkan pembangunan jembatan penghubung Tebingtinggi dan Pulau Merbau itu, perlu dilakukan perhitungan ulang karena terjadi peningkatan biaya. Sebelumnya hanya menelan anggaran Rp 447 miliar dan setelah dilakukan review design membengkak menjadi Rp 670 miliar.
"Saat ini sedang kita finalisasi untuk menghitung ulang. Nilainya terlalu mahal, kalau mengandalkan APBD kita saja tidak akan kuat. Kita mengusahakan dana APBN atau mungkin propinsi. Kalau pakai APBD Meranti agak sesak napas juga," ujarnya.
Pembangunan JSR dipandang penting untuk mengentaskan kemiskinan di Pulau Merbau dengan membuka keterisoliran daerah. Irwan menyebutkan terhentinya proses pembangunan pada 2014 lalu akibat terbatasnya ketersediaan anggaran.
"Ini tidak boleh terulang lagi. APBD kita semakin menurun dan ini cukup membebani pembangunan," tutur Irwan. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan