Perkuat Balap Sepeda Meranti
Rabu, 19 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 44 detik.
Perkuat Balap Sepeda Meranti
Selatpanjang – Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah yang berpotensi untuk mengembangkan 2 balap sepeda. Karena setiap sore dan pagi hari, dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk bersepeda.
Seperti yang diungkapkan Sekda, Yulian Norwis SE MM usai membuka secara resmi lomba spint sepeda pada Ahad 16 Desember 2018. Lomba tersebut dilaksanakan oleh Selatpanjang Gowes United (Sagu).
"Pemkab Meranti sangat mengapresiasi kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat menjaring para bibit atlit balap sepeda Meranti yang mampu berkiprah bukan saja ditingkat lokal tapi juga tingkat Provinsi dan Nasional," harap Yulian, (19/12/2018)
Ia juga meminta kepada Sagu agar dapat menggandeng Komite 2 Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pariwisata dan 2 (Disparpora). Sehingga 2 sepeda semakin cepat maju dan berkembang.
"Kita harus menginvetarisir para bibit atlit sepeda Meranti yang berprestasi. Jadikan 2 ini sebagai cabang 2 andalan Meranti," pinta Sekda.
Yulian menginginkan bersepeda mampu menjadi salah satu 2 favorit masyarakat yang menyehatkan.
Kompetisi sepeda tersebut dilaksanakan Sagu dalam rangka memperingati hari jadi ke 3 komunitas tersebut. Selain itu juga dalam rangka memeriahkan hari jadi Kepulauan Meranti yang ke-10.
“Lomba tersebut sengaja dibuat dalam rangka menyambut hari jadi komunitas Sagu yang jatuh pada 30 Desember 2018 mendatang. Selain itu sekalian memperingati hari jadi KepulauanMeranti yang ke-10,” aku Ketua Sagu, Robert Martias.
Jumlah peserta yang mengkuti lomba tersebut sebanyak 70 peserta. Dengan lomba ini juga untuk memperkenal 2 sprint kepada masyarakat Selatpanjang.
"Sprint sepeda ini perdana kita gelar di Meranti. Mudah-mudahan peminatnya semakin bertambah dimasa mendatang," katanya.
Dijelaskan Robert lomba itu terbagi tujuh kategori, diantaranya untuk usia 14 s/d 19 tahun putra dan putri, usia 20 s/d 21 hingga, dan usia 30 tahun putra dan putri. Selanjutnya usia 31 s/d 40 putra dan putri, serta all star khusus 41 tahun keatas dan bebas.
"Seluruh sprinter harus memiliki sepeda yang dinilai standart. Sepedanya harus Montaint Bike (Mtb)," tegasnya.
Untuk memenuhi standar itu, pihaknya juga menyediakan speda cadangan untuk sprinter yang tidak memiliki Mtb. Selain sepeda, Sagu juga menyediakan helmet standart bagi peserta.
"Yang jelas kita sediakan semuanya. Jadi tidak ada alasan lagi terhadap sprinter yang ingin mengikuti lomba tersebut," ungkapnya.
Dari 70 orang sprinter yang beradu kecepatan, pihak panitia juga sudah mempersiapkan uang, trofi dan sertifikat bagi pemenang. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan