Peningkatan Sumber Daya Aparatur BUMDes, Kepala Desa di Meranti Studi Tiru ke Magelang
Kamis, 25 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 38 detik.
Peningkatan Sumber Daya Aparatur BUMDes, Kepala Desa di Meranti Studi Tiru ke Magelang
MERANTI - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepulauan Meranti terus mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
"Keberadaan BUMDes sangat strategis dalam mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat desa sehingga perannya perlu terus dioptimalkan," kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepulauan Meranti, H Edy M Nur, Rabu (24/7/2019).
Dikatakan, pada tahun ini setiap desa mendapat suntikan dana sebesar Rp200 juta yang dialokasikan untuk penyertaan modal BUMDes yang berasal dari Bantuan Keuangan (Bankeu) provinsi. Untuk pengelolaannya, kepala desa diberi pembekalan dengan melakukan studi tiru di Magelang, Jawa Tengah.
"Dalam rangka persiapan, setidaknya kepala desa diberikan pembekalan untuk mengelola keuangan pada BUMDes tersebut. Ini diangggap penting, karena kita tak mau uangnya habis begitu saja karena pengelolaannya yang tidak benar," kata Edy.
Ditambahkan, pemerintah akan terus melakukan pengawalan terhadap peran BUMDes agar dapat berkontribusi dalam menunjang kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
"BUMDes harus mampu memberikan keuntungan secara ekonomi terhadap pembangunan desa maupun taraf hidup masyarakat desa melalui pemenuhan kebutuhan dasar di desa," ujarnya.
Menurut dia, pengurus BUMDes harus memiliki kreatifitas dalam mencari peluang usaha guna menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa.
"Para pengurus BUMDes harus pandai membaca peluang usaha sesuai potensi desa masing-masing sehingga kegiatan usaha BUMDes mampu mempercepat pembangunan desa setempat dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sebenarnya konsep untuk pengembangan BUMDes itu tidak perlu yang mewah, tapi harus menghasilkan sesuai dengan potensi desa," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra mengapresiasi langkah PMD dalam memberikan pembekalan untuk mengoptimalkan peran BUMDes.
Dedi juga mendorong sejumlah desa di Kepulauan Meranti yang belum memiliki BUMDes untuk segera membentuk lembaga tersebut guna memperkuat potensi dan keunggulan masing-masing.
"Saya sebagai unsur pimpinan legislatif mendorong desa dalam upaya pembentukan BUMDes di seluruh desa untuk memperkuat ekonomi desa," ujarnya.
Dia mengatakan, dengan adanya BUMDes dipastikan akan berdampak multi player efek terhadap berbagai hal.
"Jika BUMDes bisa berkembang pesat tentunya roda perekonomian di desa juga berjalan dan pasti berdampak untuk pembangunan secara fiskal," kata dia. (Humas/002)
Kategori
Topik
Bagikan