Pengelolaan Dua Ikon Wisata Diserahkan Ke Pokdarwis

Senin, 5 Agustus 2019. Waktu baca 1 menit 16 detik.
image
Pengelolaan Dua Ikon Wisata Diserahkan Ke Pokdarwis

MERANTI - Tahun ini, dua ikon wisata di Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Riau, dibangun. Nantinya, pengelolaan ikon wisata itu diserahkan ke Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Menurut Kabid Pariwisata,  Dinas Pariwisata,  Pemuda dan 2 (Disparpora) Kepulauan Meranti,  Indrayuni, pembangunan dua ikon wisata di Desa Anak Setatah dan Desa Bokor, Rangsang Barat itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Biayanya mencapai lebih kurang Rp2,6 miliar.

"Destinasi kita bangun, SDM kita siapkan. Pengelolaan dua ikon wisata itu nantinya akan diserahkan ke Pokdarwis," katanya.

Saat ini, tambah Indrayuni, pekerjaan di dua lokasi itu telah dimulai. Dalam tahap pendistribusian material. Agar pekerjaan sesuai dengan harapan bersama, Pokdarwis di desa setempat diminta untuk selalu mengawasi.

"Kita ingin setelah ikon wisata selesai dibangun dan diserahkan, Pokdarwis harus rutin membuat kegiatan di sana. Harus ada berbagai atraksi guna menarik minat pengunjung dari luar, jangan hanya setahun sekali," tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua Pokdarwis Bathin Galang,  Sopandi S Sos mengaku siap mengelola ikon wisata yang sedang dibangun itu. Katanya, nantinya penghasilan yang didapatkan dari pengelolaan ini dijadikan Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Tentunya kita sangat siap. Pokdawis sebagai motor utama pergerakan pariwisata desa, jadi kami siap berkonstribusi untuk membangun desa," ujar Sopandi.

Pokdarwis Bathin Galang pun berencana membuat kegiatan setiap seminggu sekali. Kegiatan itu, selain untuk menarik pengunjung, juga untuk mematangkan sumber daya manusia yang tergabung dalam Pokdarwis dan masyarakat setempat.

"Akan ada kegiatan setiap minggunya untuk menghibur para tamu, di luar agenda rutin tahunan," kata laki-laki penggagas Pesta Sungai Bokor dan Bokor Word Music Festival itu lagi. (humas/001)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti