Pengelola Bazar Tanjungharapan Perlu Sampaikan Permohonan Izin
Minggu, 12 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 22 detik.
Pengelola Bazar Tanjungharapan Perlu Sampaikan Permohonan Izin
MERANTI - Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, meminta pihak pengelola Bazar Pakaian dadakan di bulan Ramadan, menyampaikan permohonan izin untuk berjualan di Jalan Tanjungharapan, Selatpanjang.
Hal itu disampaikan mengingat, hingga saat ini belum ada satu orangpun yang datang menemui pihak Disdagperinkop dan UKM untuk mengurus izin dimaksud.
"Di tahun sebelumnya ada kita keluarkan izin. Namun, pada prinsip kita lebih kepada penertiban pasar. Sebab, kita tidak menyediakan tempat atau lapak bagi mereka," ungkap Kadisdagperinkop dan UKM, Mohamad Azza Faroni, didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Ade Suhartian.
Selain itu, terang Azza lagi, hal yang terpenting diperhatikan mengenai sisi jalan umum yang dipakai untuk berjualan. Pihaknya, tidak ingin para pengguna jalan komplain dan mempertanyakan tanggungjawab Pemkab dalam hal itu.
"Walaupun tidak secara gamblang, namun pengguna jalan tetap protes. Sebab, yang dipakai itu jalan umum tempat masyarakat lalulintas di sana. Intinya, kita ingin biar sama aman dan sama nyaman. Tidak ada yang disalahkan, apalagi yang dirugikan dalam hal ini," jelasnya.
Ditambahkan Kabid Perdagangan, Ade Suhartian, karena pedagang bazar tersebut sifatnya musiman alias tidak permanen, maka salah satu hal yang perlu menjadi perhatian serius adalah mengenai kebersihan jalan umum. Sehingga ketika bazar selesai, maka tidak ada sampah yang berserakan di lokasi itu.
"Dalam hal ini perlu kesadaran pedagang. Seperti halnya menjaga kebersihan jalan tersebut. Sebab, intinya kita tidak juga bisa melarang atau mencegah, namanya orang jualan untuk mencari nafkah dan ekonomi keluarga. Namun, jaga pula mengabaikan keberhasilan," tutur Ade.
Dari pantauan dilapangan, saat ini di sisi kanan dan kiri Jalan Tanjungharapan Selatpanjang, tepatnya diantara pelabuhan domestik dan pasar modern, sudah mulai dipasang lapak-lapak untuk berjualan pakaian.(humas/015)
Kategori
Topik
Bagikan