Pembangunan Meranti Sesuai Visi dan Misi Kepala Daerah

Selasa, 25 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 60 detik.
image
Pembangunan Meranti Sesuai Visi dan Misi Kepala Daerah

Selatpanjang - Sebelum pembangunan daerah dilaksanakan, perencanaan harus lebih dulu dilakukan. Sehingga pembangunannya bisa lebih terarah.

Sementara perencanaan juga harus mengacu kepada Visi dan Misi Kepala Daerah. Artinya pembangunan yang dilakukan saat ini berdasarkan program Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti.

Untuk memastikan seluruh perencanaan yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai dengan Visi dan Misi Kepala Daerah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memaksimalkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Melalui program itulah dilakukan kroscek terhadap seluruh perencanaan berbagai bidang.

Selain itu, Bappeda juga akan memberikan supervisi dan pendampingan kepada seluruh OPD yang ada. Dengan begitu perencanaan yang akan dibuat bisa sinkron.

Kepala Bappeda Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod MM MH mengaku bahwa saat ini perencanaan Meranti sudah sangat baik dan mengarah kepada visi dan misi Kepala Daerah. Hal itu terbukti dengan raihan SAKIP Meranti dengan nilai B.

"Dalam penilaiannya akan dipastikan seluruh perencanaan seluruh OPD bisa sinkron dan mengarah kepada visi dan misi Kepala Daerah. Jika melenceng, maka akan langsung dipangkas. Artinya tidak ada lagi program-program titipan atau program siluman yang tidak sejalan dengan visi dan misi tersebut," terangnya, (25/12/2018)

Sesuai tahapannya, Murod menjelaskan bahwa awalnya Visi dan Misi Kepala Daerah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan diterjemahkan dalam Rencana Strategis (Renstra) disetiap OPD.

"Artinya RPJMD dan Renstra harus sejalan," ujarnya.

Selanjutnya, sebelum program dalam Anggaran Pendapatan Belanaja Daerah (APBD) disahkan seluruh program akan dituangkan dalam Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD). Dimana didalamnya terdiri dari seleksi program Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan Usulan setiap OPD.

"Program dalam RKPD harus sesuai RPJMD dan Renstra. Kalaupun hasil musrenbang tidak sesuai, atau Pokir DPRD, atau bahkan usulan setiap OPD melenceng dari perencanaan, maka akan dipangkas," tambah Murod.

Jika seluruh rencana tersebut bisa sejalan dan sinkron, maka membuat penilaian SAKIP menjadi baik. Apalagi jika seluruh rencana itu bisa diimplementasikan dalam program pembangunan.

"Saat ini kita akan mengejar penilaian SAKIP A. Jika tercapai, maka dipastikan seluruh perencanaan diimplementasikan (diwujudkan) dengan baik. Dan kita sudah mengarah kesana," kata Murod.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bappeda, DR Ardiansyah  menambahkan saat ini mereka terus berjuang memperbaiki perencanaan seluruh OPD. Agar bisa selaras dengan visi dan misi Kepala Daerah.

"Baru-baru ini seluruh OPD kita sudah melakukan pesentase seluruh perencanaan dan implementasi program dihadapan pihak KemenpanRB sebagai upaya meningkatkan penilaian SAKIP kita. Target kita bisa mendapatkan nilai A. Walaupun berat, tetap akan kita perjuangkan," optimisnya. (MC Meranti/Humas/Na)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti