Optimalkan Peran Pendamping UMKM
Kamis, 25 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 16 detik.
Optimalkan Peran Pendamping UMKM
MERANTI - Guna meningkatkan daya saing, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (DisdagperinkopUKM) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, akan mengoptimalikan peran pendamping Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala DisdagperinKopUKM, Azza Fahroni mengatakan, pendamping UMKM mempunyai peran yang sangat strategis. Sehingga diharapkan para pendamping tidak harus di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), melainkan harus jemput bola dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Pendamping UMKM mempunyai tugas untuk mempermudah urusan para pelaku UMKM, membina, memfasilitasi pembuatan packaging, dan melakukan pembukuan. Intinya UMKM dibuat mudah dalam menjalankan usahanya," katanya.
Azza menambahkan, pada tahun 2019 ini, DisdagperinKopUKM sudah mendapat tambahan pendamping UMKM. Mereka ditugaskan untuk menjangkau para pelaku UMKM yang tersebar disembilan kecamatan di Kepulauan Meranti.
"Tahun ini kita sudah dapat empat orang pendamping UMKM dari provinsi. Dan mereka juga telah ditempatkan disetiap Kecamatan" pungkasnya.
Untuk diketahui jumlah pelaku UMKM di Meranti yang tersebar di sembilan kecamatan berjumlah 10.148 unit. Dengan rincian usaha mikro sebanyak 8.892, usaha kecil 1.135, dan usaha menengah sebanyak 121 unit.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti Dedi Putra mengapresiasi hal tersebut. Dia mengatakan agar UMKM Meranti terus berkembang dan menghasilkan produk yang layak di pasaran. Oleh karena itu, peran pemerintah dan pihak terkait sangat diperlukan.
"Pemerintah harus terlibat pembinaan dan mendampingi perkembangan UMKM dari setiap Kecamatan. Agar UMKM kita bisa terus maju dan berkembang,"ucapnya.
Dedi juga berharap, program seperti pembinaan, bantuan publikasi, pemasaran, dan sebagainya terus dilakukan. Sebab, ini berpengaruh terhadap UMKM yang ada.
"Perekonomian mereka sebagian bergantung pada UMKM itu. Jadi, saya harapkan program yang terbaik terus ada bagi pengembangan usaha mereka," tutupnya. (humas/022)
Kategori
Topik
Bagikan