lestarikan budaya tradisional, FORMI Meranti gelar pertandingan permainan rakyat
Minggu, 24 Desember 2017. Waktu baca 1 menit 31 detik.
lestarikan budaya tradisional, FORMI Meranti gelar pertandingan permainan rakyat
Selatpanjang, Kominfo - Minggu pagi(24/12) dalam rangka memeriahkan hari Jadi Kabupaten Meranti ke 9 tahun, Federasi 2 Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Kabupaten Meranti mengadakan acara sehari bersama FORMI dengan melaksanakan berbagai macam pertandingan tradisional di Halaman Gedung LAM jalan Dorak. Turut hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia M.Arif, Kapolres Meranti yang diwakili oleh Wahyudi, Anggota DPRD Edi Mashudi, MUI, Ketua MKA LAM Ridwan Hasan, dan seluruh pengurus FORMI Kabupaten Meranti.
Ketua panitia Ramdan menyampaikan bahwa acara sehari bersama FORMI bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Kepulauan Meranti ke 9 dan sebagai ajang untuk menjalin silaturahmi serta membangun atau memperluas jejaring sosial didalam hidup bermasyarakat.
“kegiatan satu hari bersama FORMI ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat seKabupaten Kepulauan Meranti, baik itu dari anak-anak maupun orangtua. Dan selain pertandingan permainan trsdisional kami juga melakukan senam bersama dengan membagi Door Prize nantinya” ujar Ramdan
Menurut Ketua FORMI Kabupaten Meranti Ja’afar, permainan-permainan tradisional sudah jarang sekali dilakukan oleh masyarakat, oleh karena itu FORMI menghidupkan kembali permainan tradisional khas Masyarakat Meranti yang saat ini mulai menghilang.
“ada banyak sekali permainan tradisional masyarakat yang akan dilombakan hari ini, seperti main congkak, layang-layang, engrang, gasing dan lain-lain. Dan ini adalah upaya kita dalam melestarikan budaya permainan tradisional agar tidak terkikis oleh zaman” ujar Ja’afar
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM M Arif, mengapresiasi acara tersebut, dikatakannya bahwa Pemerintah kabupaten Meranti mendukung penuh kegiatan tersebut. selain itu ia juga menyampaikan bahwa memalui permainan rakyat yang bersifat tradisional ini dapat memupuk rasa kebersamaan, kekompakan dan persatuan.
"selain itu, saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat memperkenalkan kepada anak-anak kita tentang permainan tradisional dan juga tipe-tipenya, agar mereka tahu dan bisa melestarikan budaya ini, oleh karena itu perlu disosialisasikan kepada masyarakat,"Ujar M Arif. (MC Meranti/HS/ip)
Kategori
Topik
Bagikan