Langganan Kerhutla, Camat Instruksi Kades Surati Pemilik Lahan
Selasa, 26 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 49 detik.
Langganan Kerhutla, Camat Instruksi Kades Surati Pemilik Lahan
MERANTI - Camat Tebingtinggi, Helfandi menginstruksikan Kepala Desa Alahair Timur, untuk segera menyurati pemilik lahan yang terbakar.
Kabijakan itu mengingat belasan hektar lahan yang berlokasi di Jalan Paringan, Desa Alahair Timur sudah tidak terurus. Dan, di lahan yang hanya ditumbuhi semak belukar tersebut, hampir setiap musim kemarau menjadi langganan kebakaran.
"Saya minta seluruh pemilik lahan segera disurati agar tau kondisi lahan mereka," terang Helfandi. Jumat (21/03/2019).
Selain tak terurus, sumber air yang sulit di lokasi kerap membuat petugas pemadam kesulitan menjinakkan api, setiap terjadi kebakaran di lokasi tersebut.
"Selain kita himbau untuk membersihkan lahannya, pemilik lahan juga kita harapkan bisa membuat embung sebagai sumber cadangan air, sehingga mempermudah petugas pemadam saat lahan tersebut terbakar," tambah pria yang akrab di sapa Iin itu.
Kondisi lahan bergambut ditambah cuaca ekstrim membuat kondisi lahan kering sehingga api dengan sekejap menjalar dan sulit dipadamkan. Untuk itu, warga sekitar diharap ikut berperan aktif dalam membantu petugas melakukan pemadaman.
"Warga juga kita himbau tidak membakar lahan, karena akan ada saksi hukumnya jika terbukti membakar. Kita juga mengharapkan warga tidak apatis, dan ikut serta membantu petugas melakukan pemadaman," tambah Iin.
Sementara itu, Kepala Desa Alah Air Timur, Sutrisno, mengaku akan segera menyurati pemilik lahan yang terbakar. Terutama, merekabyamg menetap di luar daerah.
"Kita akan menelusuri siapa ahli waris dari lahan-lahan yang terbakar itu. Pasalnya pemilik lahan berdomisili di luar Kepulauan Meranti," ujar Sutris.
Keberadaan pemilik lahan yang tinggal di luar Kepulauan Meranti, selalu menjadi kendala yang dialami pihak Desa. Dengan kondisi lahan yang tak terurus, pemilik juga kesulitan di hubungi, terutama saat terjadi kebakaran. Meski demikian, sejumlah ahli waris yang masih berdomisili di Meranti akan turut disurati.
Dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Desaalah Air Timur terus mengimbau warganya agar tak membakar lahan. Tak hanya itu, lahan warga yang dihibahkan ke pihak desa dalam waktu dekat akan di bangun embung oleh BPBD Kepulauan Meranti. Hal itu gun mempermudah petugas mendapatkan sumber air.
"Kita sudah siapkan lahan hibah berukuran 15x17 meter persegi, yang nantinya diperuntukkan untuk dibangun embung oleh BPBD Kepulauan Meranti," terang Sutris.
Untuk memasifkan himbauan ke maayarakat, pemerintah desa dan kecamatan juga memajang sejumlah spanduk yang berisikan ajakan untuk tidak membakar lahan, terutama di wilayah Kecamatan Tebingtinggi. (Humas/006).
Kategori
Topik
Bagikan