Kerap Terjadi Pemadaman, Sekda Akan Surati PLN Rayon Selatpanjang
Minggu, 12 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 32 detik.
Kerap Terjadi Pemadaman, Sekda Akan Surati PLN Rayon Selatpanjang
MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti akan melayangkan surat ke PLN (Persero) Rayon Selatpanjang. Hal itu terkait pemadaman yang kerap dilakukan oleh PLN sehingga mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan.
"Kita akan surati PLN, untuk mempertanyakan apa kendala yang sedang mereka hadapi, sehingga kerap terjadi pemadaman secara mendadak," ujar Sekretaris Daerah Meranti, Yulian Norwis, Jum'at (10/05).
Pemadaman sepihak oleh PLN sempat dialami Sekda saat rapat Paripurna di gedung DPRD Kepulauan Meranti, Kamis lalu. Pemadaman yang berdurasi sekitar 15 menit itu, sempat mengganggu aktivitas Sidang Paripurna. Dihari yang sama, ia juga mengaku telah terjadi pemadaman sebanyak 3 kali dengan durasi yang tidak begitu lama.
Sekda sangat menyayangkan terjadinya pemadaman secara mendadak. Ia meminta pihak PLN agar bisa memberikan pelayanan prima ke masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadan. Hal itu agar tidak mengganggu kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah.
"Saya akan suruh Kabag Ekonomi untuk menyurati pihak PLN. Saya pikir sejauh ini daya listrik yang kita miliki surplus, namun kita akan mencari tau apa yang menjadi kendala mereka," terang Sekda.
Sementara itu, Manager PlN (Rayon) Selatpanjang, Jannatul Firdaus, saat di konfirmasi, membenarkan kerap terjadi pemadaman listrik. Kondisi tersebut diakuinya, akibat sejumlah kendala, salah satunya cuaca yang ekstrim.
"Kondisi salah satu mesin kita yang berada di Desa Gogok ada yang hunting, sehingga seluruh sistem mati dan mengakibatkan pemadaman total (blackout)," ujar Firdaus.
Firdaus mengaku, hingga sejauh ini ketersediaan listrik di Meranti masih surplus 3 Mega Watt. Hanya saja kondisi panas yang ektrim berdampak pada kinerja mesin pembangkit. Ketika suhu naik melebihi normal, maka kinerja mesin akan terganggu dan berakibat terjadinya blackout.
Tak hanya itu, untuk daerah sekitar Desa Alai Kecamatan Tebingtinggi Barat, pemadaman terjadi akibat adanya gangguan hewan seperti monyet dan lutung.
"Hewan tersebut kerap mengganggu jaringan listrik, sehingga sering terjadi pemadaman di area tersebut. Untuk mengatasi hal itu, kita telah memasang pin cover, disejumlah titik, namun hasilnya belum maksimal," pungkas Firdaus.(Humas/006).
Kategori
Topik
Bagikan