Kebhinekaan Terwujud MURI Terkesima
Minggu, 10 Februari 2019. Waktu baca 1 menit 35 detik.
Kebhinekaan Terwujud MURI Terkesima
MERANTI - Perwakilan Musium Rekor Indonesia (MURI) terkesima dengan keberagaman saat berlangsungnya Festival Perang Air 2019 di Kota Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Menurut mereka, festival itu satu-satunya helat Nasional Indonesia yang bisa menggabungkan, atau memadukan tradisi yang berbeda sehingga timbulnya perwujudan kebhinekaan.
"Setelah kami ikut serta bahkan menjadi saksi pada festival ini, satu hal yang bisa kami catat: Perang Air satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan atau memadukan Tradisi Muslim saat Idul Fitri tempo dulu dengan Tradisi Perang Air sebagai wujud kebinekaan di Kepulauan," ujar Manager MURI Yusuf Ngadri
Ditengah kata sambutannya, perwakilan MURI itu membeberkan bahwa iven milik warga Meranti tersebut telah pecahkan rekor dengan kategori jumlah peserta terbanyak.
"Ini adalah Rekor baru. Dan perang air ini belum pernah dibuat oleh insan lain di Indonesia manapun. Olleh karena itu bisa di catat sebagai Rekor MURI," tambahnya.
Penyerahan Piagam MURI tersebut diserahkan oleh Manager MURI Yusuf Ngadri kepada Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si.
Serah terima pigam muri tersebut dilaksanakan dalam helat Pembukaan Meranti Night Carnival di Taman Cik Puan Selatpanjang, Kamis malam (7/2/19).
Mantapnya lagi, Yusuf Ngadri mengaku akan berupa perjuangkan iven tersebut agar bisa pecahkan rekor dunia. Menurutnya kategori tetap sama sebagai satu-satunya festival perang air dengan peserta terbanyak.
Namun karena iven ini bukan satu-satunya di dunia; juga ada di Thailand dengan Sonkran-nya, pihak MURI mengaku masih perlu mengumpulkan data yang kongkrit.
"Untuk menjadikan Perang Air Meranti masuk dalam Rekor Dunia kami masih butuh data lagi karena Perang Air ini bukan satu satunya didunia " jelasnya lagi.
Menyikapi penghargaan dan janji MURI, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir sangat senang dan bangga. Ia berharap penghargaan itu dapat semakin memacu kreatifitas masyarakat untuk membuat iven-iven wisata menarik lainnya.
Apresiasi yang tinggi juga disampaikan oleh Inisiator Perang Air AKBP. Pandra dan Kadis Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal. Yang berharap dengan diraihnya Rekor MURI tersebut semakin memacu semangat masyarakat Meranti untuk terus mengembangkan potensi wisata di negeri Sagu. (Humas/003)
Kategori
Topik
Bagikan