Kadishub: Pelabuhan Kudap Tetap Jadi Prioritas
Jumat, 23 November 2018. Waktu baca 1 menit 16 detik.
Kadishub: Pelabuhan Kudap Tetap Jadi Prioritas
MERANTI-Harapan masyarakat Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putripuyu untuk menjadi salah satu desa yang masuk prioritas pada anggaran pembangunan 2019, mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Meranti Aready yang ditemui, Kamis (22/11/2018) petang, mengatakan bahwa sampai saat ini Pemkab Meranti tetap menjadikan Desa Kudap dan sejumlah desa lainnya sebagai prioritas pembangunan. Apalagi dengan kondisi pelabuhan desa yang telah rusak parah dan perlu dibangun baru.
Aready juga menegaskan bahwa Pemkab Meranti tidak akan pernah tinggal diam dengan keluhan dan harapan masyarakat. Bahkan, pihaknya telah pula menurunkan tim survei untuk melihat langsung kondisi pelabuhan di sejumlah desa.
Berdasarkan data Dishub, setidaknya saat ini terdapat sebanyak 17 pelabuhan rakyat (desa) yang mengalami kerusakan dan harus segera dibangun baru. Salah satunya adalah Pelabuhan Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putripuyu.
Mengingat keterbatasan anggaran daerah, maka satu-satunya celah untuk pembangunan sejumlah pelabuhan di Meranti hanya dengan mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2019. Tidak tanggung-tanggung, untuk pembangunan pelabuhan desa yang refresentatif, Dishub juga telah menganggarkan sebesar 9,5 miliar Rupiah untuk setiap pelabuhan.
"Ada 17 pelabuhan yang kita usulkan melalui DAK Tahun 2019 untuk dibangun baru, termasuk pelabuhan Desa Kudap", kata Aready sambil menunjukkan proposal.
Namun sayang, usulan tersebut sepertinya belum bisa dikabulkan, karena Program Prioritas Kementerian Perhubungan pada tahun 2019 adalah Pelabuhan Penyeberangan Sagusagu-Lukit menuju Buton, Kabupaten Siak. "Kementerian yang akan bangun langsung. Anggarannya diperkirakan sekitar 63 miliar Rupiah. Makanya usulan kita terhadap pembangunan 17 pelabuhan desa ditolak", ucap Aready.
Dia berharap masyarakat Desa Kudap bisa bersabar. Walaupun usulan mereka ditolak, dia tetap akan berupaya mencara cara agar Pelabuhan Desa Kudap bisa dibangun refresentatif.*
Kategori
Topik
Bagikan