Jumlah Desa ODF Terus Meningkat

Senin, 11 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 21 detik.
image
Jumlah Desa ODF Terus Meningkat

MERANTI - Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan dan menjaga kesehatan. Salah satunya, mengubah kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan.

Berdasarkan data Diskes, dari 101 desa dan kelurahan di Kepulauan Meranti, setidaknya 26 desa saat ini sudah dinyatakan bebas BAB sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

"Tingkat kesadaran masyarakat Meranti untuk tidak BAB sembarangan jauh meningkat. Tahun 2017 tercatat hanya 14 desa yang dinyatakan ODF, kemudian tahun 2018 meningkat capai 26 desa," ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Hasrin SKM, Senin (11/3/2019).

Diskes juga terus mendorong masyarakat untuk membangun sarana sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Hal ini menjadi penting karena masyarakat harus tahu bahwa BAB sembarangan sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan sekitar.

Menurut dia, akar permasalahan dari warga yang BAB sembarangan bukan hanya karena ketidakmampuan dari finansial. Kebiasaan buruk itu lebih kepada arah perilaku dan kebiasaan saja.

"Target kita, dari sembilan kecamatan yang ada, tiap tahun minimal satu kecamatan dua desa dinyatakan bebas BAB sembarangan. Ini kita lakukan secara bertahap, mengingat terbatasnya anggaran," beber Hasrin.

Salah satu desa yang sudah dinyatakan ODF adalah Desa Centai, Kecamatan Pulau Merbau. Kini, warga di desa tersebut telah memiliki kesadaran tinggi tentang bahayanya BAB sembarangan.

"Alhamdulillah, seluruh warga desa kami sudah BAB di jamban sehat permanen. Ini tentunya berkat dukungan semua pihak, terutama warga Desa Centai," ungkap Kepala Desa Centai, Muhammad Allatif.

Dia menilai, sebelumnya banyak
kepala keluarga (KK) yang tidak memiliki jamban keluarga. Hal menyebabkan kebiasaan buang air besar sembarangan di Desa Centai justru lebih banyak.

"Selain mendorong masyarakat agar membangun akses jamban, usaha yang kita lakukan adalah meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan," pungkasnya. (Humas/008)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti