Juarai Turnamen Disparpora Cup, Ini Strategi Setda FC
Sabtu, 22 Desember 2018. Waktu baca 2 menit 24 detik.
Juarai Turnamen Disparpora Cup, Ini Strategi Setda FC
Selatpanjang - Tim Setda FC berhasil menjuarai Turnamen Disparpora Cup 2018 setelah mengalahkan Tim Setwan FC pada partai final yang berlangsung di Lapangan Gelora, Sabtu (22/12/2018) petang.
Partai pinal tahun ini berlangsung sengit. Jual beli serangan sudah terlihat saat babak pertama berlangsung, kedua kesebelasan saling adu taktik dan strategi di tengah lapangan. Meski saling serang, namun sejumlah kesempatan yang didapatkan oleh kedua tim gagal dikonversikan menjadi gol. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Persaingan ketat kembali terlihat di babak kedua. Sejumlah peluang berhasil didapatkan oleh kedua tim. Di pertengahan babak kedua, umpan silang dari pemain Setwan FC, kembali gagal mencuri poin. Begitu juga sebaliknya. Peluang yang di dapat Setda FC kerap dimentahkan kiper lawan.
Tak kunjung menghasilkan gol, kedua kesebelasan mulai bermain keras di babak kedua. Diawali dengan pelanggaran yang di lakukan pemain bernomor punggung 7 dari Setwan FC, sehingga memicu ketegangan di antara sejumlah pemain. Beruntung panitia penyelenggara dengan sigap menganstisipasi dan meredam emosi pemain.
Permainan kembali dilanjutkan. Akibat sejumlah pelanggaran itu, setidaknya 4 kartu kuning dilayangkan wasit. Satu untuk pemain dari Setda FC dan 3 kartu kuning lagi diberikan pada pemain Setwan FC.
Memasuki menit-menit akhir, Setwan FC lebih mendominasi serangan. Namun sayang, serangan sporadis tersebut tetap berhasil dipatahkan lawan.
Tim Setda FC yang mulai kelelahan juga tak mau kehilangan kesempatan. Agar bisa mengecoh permainan lawan, strategi permainan pun berubah. Selain bertahan, anak-anak asuh Hery Saputra ini juga berupaya memanfaatkan serangan balik. Bahkan, sejumlah tendangan keras dari luar kotak penalti hampir menggetarkan jala gawang Setwan FC. Beruntung kiper sigap, meski harus berjibaku mengamankan gawang.
Serangan balik Setda FC jelang berakhirnya waktu berhasil dimaksimalkan pemain bernomor punggung 16, dengan melesatkan tendangan terukurnya ke mulut gawang Setwan FC. Keunggulan tersebut berhasil di pertahankan hingga peluit akhir berbunyi. Setda FC pun berhasil menjadi kampiun di turnamen antar-instansi Disparpora Cup 2018 ini.
"Kemenangan ini merupakan kerja keras tim. Kita berharap prestasi ini tentunya bisa dipertahankan," ujar Manajer Setdakab FC yang juga menjabat Kabag Humas Setdakab Kepulauan Meranti, Heri Saputra, SH.
Hery menambahkan, dalam final tersebut Setda FC menggunakan formasi 4:3:3 dengan menerapkan strategi dan kekompakan tim. Dan, tidak terpancing emosi lawan, serta pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan timnya meraih kemenangan.
Ketua Panitia Disparpora Cup 2018, Muhammad Mustafa, S.Sos, mengaku, sejak awal dibuka turnamen tersebut berjalan aman dan lancar. Ke depan, kegiatan ini akan digelar lebih meriah lagi, sehingga bisa menjadi hiburan bagi masyarakat kota Selatpanjang.
"Alhamdulillah pelaksanaan turnamen ini berjalan lancar, meski ada sedikit insiden, namun itu merupakan hal biasa disetiap turnamen," terang Mustafa.
Untuk juara Turnamen Disparpora Cup, yakni Setda FC Berhasil meraih trofi, medali, uang pembinaan senilai 5 juta Rupiah ditambah tabungan emas senilai 1 juta Rupiah dari Pegadaian. Disusul posisi kedua Setwan FC, mendapatkan trofi, medali dan uang pembinaan senilai, 3 juta Rupiah. Sementara Pulau Merbau FC yang berada di posisi tiga, mendapatkan piala, medali serta uang pembinaan senilai 2 juta Rupiah. Sedangkan harapan I berhasil di raih KPU FC dan mendapatkan uang pembinaan senilai 1 juta Rupiah. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan