Jelang Masa Panen, DKPTPP Meranti Maksimalkan Petani
Kamis, 22 November 2018. Waktu baca 1 menit 39 detik.
Jelang Masa Panen, DKPTPP Meranti Maksimalkan Petani
MERANTI - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP) terus berupaya memaksimalkan hasil panen padi para petani.
"Selain bantuan benih, petani juga dibantu dengan peralatan seperti handtraktor sebagai sarana pendukung," kata Sekretaris DKPTPP Kepulauan Meranti, Sri Novriani, Kamis (22/11/2018).
Walaupun saat ini belum masuk masa panen, kata Sri, pihaknya terus melakukan kroscek ke lapangan. Pengecekan perlu dilakukan untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi petani saat memasuki masa panen awal tahun nanti.
"Rencananya awal tahun nanti panen. Untuk saat ini tetap kita pantau di lapangan lewat PPL," ungkap Sri.
Salah seorang petani asal Rangsang Barat, Ijal mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang disalurkan oleh DKPTPP kepada petani. Dia berharap perhatian terus diberikan agar petani dapat meningkatkan hasil panennya.
"Alhamdulillah, kita merasa senang dan sangat terbantu. Mudah-mudahan kedepannya produksi makin meningkat dan hasil panen akan semakin membaik," ucapnya.
Berdasarkan data dari DKPTPP, saat ini terdapat seluas 4.395 Ha lahan persawahan dari 9 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dari jumlah tersebut, lahan yang ditanami seluas 3.886 Ha dengan total panen seluas 3.744 Ha pada Januari-April 2018. Sementara lahan sawah yang ditanami mulai Juni-Oktober 2018 dari 9 kecamatan seluas 580 Ha.
Khusus Kecamatan Rangsang Barat, luas potensi panen padi tahun 2018 mencapai 1.961 Ha. Luas sawah yang ditanami 1.872 Ha dan Puso 20 Ha. Sementara pada Januari-April 2018 total panen 1852 Ha.
Kecamatan Rangsang Pesisir, luas potensi lahan 489 Ha, luas sawah yang ditanami 464 Ha. Januari - April 2018 total panen 464 Ha.
Rangsang, luas potensi lahan 825 Ha, luas lahan yang ditanami 732 Ha, dan Puso 52 Ha. Dari jumlah tersebut, pada Januari - April 2018 total panen mencapai 680 Ha.
Tebingtinggi Timur, luas potensi lahan 466 Ha, luas lahan yang ditanami 449 Ha, dan Puso 70 Ha. Dari jumlah tersebut Januari - April 2018 total panen mencapai 379 Ha.
Pulau Merbau, luas potensi lahan 490 Ha, luas lahan yang ditanami 304 Ha. Januari - April 2018 total panen 304 Ha.
Merbau, luas potensi lahan 134 Ha, luas lahan yang ditanami 45 Ha. Januari - April 2018 total panen 45 Ha.
Tasik Putripuyu, luas potensi lahan 30 Ha, luas lahan yang ditanami 20 Ha dan Puso 20 Ha. Januari - April 2018 total panen 20 Ha.*
Kategori
Topik
Bagikan