Jelang Lebaran, Masyarakat Dihimbau Tidak Terlalu Konsumtif
Senin, 3 Juni 2019. Waktu baca 1 menit 32 detik.
Jelang Lebaran, Masyarakat Dihimbau Tidak Terlalu Konsumtif
MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mengimbau agar masyarakat tidak terlalu konsumtif jelang Hari Raya Idul Fitri. Sehingga kebutuhan bisa terpenuhi.
"Informasi yang saya dapat dari dinas terkait bahwa kebutuhan pokok untuk masyarakat selama Ramadan hingga lebaran masih mencukupi. Namun kalau masyarakat terlalu konsumtif jelas semuanya akan kurang," kata Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Said Hasyim, Selasa (28/5/2019).
Prilaku konsumtif juga dapat memicu inflasi. Karena itu, masyarakat sebaiknya lebih bijak berbelanja selama bulan suci Ramadan menjelang lebaran.
Menurutnya, jika masyarakat konsumtif maka dipastikan harga kebutuhan pokok akan naik dengan tidak terkendali. Imbasnya, masyarakat menengah kebawah akan kesulitan karena tak mampu membelinya.
"Kalau semua harganya mahal, masyarakat menengah kebawah akan kesulitan untuk membeli kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhannya. Hal itu karena ulah sebagian masyarakat yang terlalu konsumtif," terangnya.
Dengan kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap perekonomian daerah yang dapat merugikan konsumen itu sendiri. Bertolak dari realita tersebut, masyarakat diminta berbelanja sesuai kebutuhan sehari-hari.
''Dengan begitu, pasar akan tetap stabil. Kecenderungan melonjaknya harga kebutuhan jelang Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah dapat diantisipasi lebih awal,'' ucapnya.
Senada dengan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kepulauan Meranti, Drs H Mustafa MAg juga meminta masyarakat agar tidak terlalu konsumtif. Dengan cara tidak berlebihan untuk memenuhi kebutuhan selama puasa dan menjelang lebaran.
"Masyarakat perlu diberi pengertian, tujuan puasa itu adalah takwa dan takwa itu harus dipersiapkan. Antara lain, bagaimana kita tidak terlalu berlebihan. Karena puasa itu salah satunya adaah untuk melatih menahan diri," katanya.
Ia juga mengatakan, selain mencapai nilai puasa yang sesungguhnya, menjauhi sikap konsumtif juga akan berdampak pada stabilitas harga pangan. Sehingga masyarakat tidak khawatir dengan lonjakan harga pangan jelang lebaran.
"Karenanya kebiasaan di masyarakat perlu diluruskan agar puasa betul-betul berkah," ujarnya.
MUI dan para ulama lainnya siap memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk menekan pola hidup konsumtif. Termasuk kepada para pedagang agar tidak melakukan kecurangan seperti menimbun barang. (humas/022)
Kategori
Topik
Bagikan