Jelang Beroperasi, Pemkab Akan Gesa Bangun Jalan Penghubung Roro Insit

Jumat, 3 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 41 detik.
image
Jelang Beroperasi, Pemkab Akan Gesa Bangun Jalan Penghubung Roro Insit

MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, akan menggesa peningkatan  jalan M Yakup yang menjadi jalan penghubung menuju Pelabuhan roll of roll on (roro) di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Proyek kontruksi jalan sepanjang 1,3 kilometer itu akan segera dilelang.

 

Upaya itu dilakukan karena Pemkab Meranti menargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah nanti akan dioperasikan. Sehingga akses dari Desa Insit Ke Pecah Buyung dan ke Kota Pekanbaru melalui Tanjung Buton, bisa dengan mudah ditempuh oleh masyarakat.

 

“Saat ini sudah proses lelang. Selesai lelang langsung kita bangun, semoga sebelum lebaran sudah tuntas,” kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kepulauan Meranti, Rahmat, (29/5/2019).

 

Sementara Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi mengatakan,  perlu dipastikan bahwa pembangunan jalan tersebut bisa segera dilaksanakan. Supaya akses keluar dan masuk ke Dermaga roro tersebut bisa dilalui oleh berbagai jenis kendaraan. Kemudian dari jalan keluar di Jalan M Yakup menuju ke jalan utama yakni, Jalan KH Afandi, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Timur juga perlu dimaksimalkan.

 

“Ada dua kategori pembangunan jalan yang harus dimaksimalkan, sebab jalan mengarah ke Roro itu masih berkondisi base pasir dan batu. Oleh karena itu, kita berharap bulan puasa ini bisa selesai semua pembangunannya,” harapnya.

 

Politisi PPP yang sudah tiga periode duduk sebagai Wakil Rakyat ini menginginkan, Pemkab Meranti bisa mengoperasikan roro tersebut sebelum Hari Raya Idul Fitri nanti.

 

“Kalau kita meggunakan pada hari raya, seharusnya izinnya itu harus cepat diurus. Jadi kalau Pemda mengoperasikan Roro ketika izin trayek belum terwujud, masyarakat pasti akan kecewa. Oleh sebab itu pastikan betul-betul,  izin yang paling penting, kalau izinnya sudah ada tentu jalannya lagi kita tingkatkan,” terangnya.

 

Ketika ditanya soal kelaikan pembangunan Roro itu untuk dioperasikan, menurut Dedi sudah sangat laik.

 

”Kelengkapannya saja yang belum, kalau itu sudah layak. Karena kita minta jangan sampai bangunannya sudah layak, tapi ada hal penting lainnya ada yang belum selesai,” tutup anggota DPRD Kepulauan Meranti itu. (humas/005)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti