Jalan Poros Kedabu Rapat-Kayu Ara Masuk Skala Prioritas 2020
Senin, 13 Mei 2019. Waktu baca 1 menit 44 detik.
Jalan Poros Kedabu Rapat-Kayu Ara Masuk Skala Prioritas 2020
MERANTI-Berada di bagian timur pusat Kabupaten Kepulauan Meranti. Berhadapan langsung dengan negara tetangga Malaysia, hanya terpisah Selat Malaka. Infra struktur di Kecamatan Rangsang Pesisir masih jauh dari kata sempurna.
Terlebih bicara kondisi jalan di sana. Dapat dipastikan beberapa diantaranya belum layak. Salah satu diantaranya Jalan Kedabu Rapat menuju Desa Kayu Ara.
Padahal jalan tersebut sebagai jalan poros lintas kecamatan yang dijadikan sebagai urat nadi masyarakat dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Apalagi tibanya musim pengujan, anak warga desa, hingga kecamatan tetangga harus berjibaku untuk tiba ke sekolah mereka masing-masing. Seperti murid SMP N 02 dan SMA N 02.
Dikatakan Kepala Sekolah SMA N 02 Rangsang Pesisir, Jhone Kennedy SPd MM, guru dan murid sudah lama resah terhadap kondisi jalan terkait. Dibangun jauh sebelum Kabupaten Kepulauan Meranti mekar menjadi kabupaten, jalan sepanjang 8 KM tidak pernah terjamah perbaikan. Sanking parahnya, untuk melintasi jalan itu dibuat tidak nyaman dengan menggunakan kendaraan.
Menurutnya infrastruktur jalan mutlak sebagai penunjang proses pendidikan; mulai dari proses belajar, hingga mengajar. Namun sejauh ini dia melihat jalan poros kecamatan sangat parah sehingga masih didambakan oleh banyak pihak.
"Pasalnya, antara infrastruktur jalan dan pendidikan sama-sama penting. Percuma jika sekolahnya bagus namun aksesnya jalannya tidak bagus, begitu pula sebaliknya. "Jalan yang rusak memang harus diperbaiki, karena ini termasuk kebutuhan dasar," harapnya.
Untuk itu ia tidak heran jika para guru dan muridnya mengeluh. Dan tidak jarang datang terlambat, bahkan bisa tidak datang sama sekali ke sekolah. Terlebih belum lama ini ada anak didiknya yang patah kaki setelah jatuh dari sepedanya.
Melihat hal tersebut, ia menyarankan agar pemerintah jeli melihat kondisi real di lapangan. Jangan membangun hal yang sebetulnya tidak diperlukan. Jalan harusnya diutamkan, karena jika jalannya bagus, masalah di sekolah dapat diminimalisir.
Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perusahaan dan Kawasan Pemukiman (DPU PRPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Kabid Bina Marga Harianto mengaku ikut prihatin.
Kondisi jalan tersebut telah masuk dalam skala prioritas, namun kegiatan itu akan diupayakan oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti masuk pada tahun anggaran 2020 mendatang.
"Kami tau kondisinya. Namun kita akan upayakan masuk pada tahun depan. Dan itu sudah masuk dalam skala prioritas juga. Untuk itu kami minta masyarakat dapat bersabar," ungkapnya. (hms003)
Kategori
Topik
Bagikan