Irwan dan Warga Sholat Idul Adha di halaman Pemkab Kepulauan Meranti
Jumat, 1 September 2017. Waktu baca 1 menit 54 detik.
Irwan dan Warga Sholat Idul Adha di halaman Pemkab Kepulauan Meranti
Selatpanjang, KOMINFO - Bupati kabupaten kepulauan meranti Drs. H. Irwan M.Si dan seluruh jajarannya berkesempatan melaksanakan Sholat Idul Adha 1438 H / 2017 berjamaah bersama masyarakat meranti, bertempat di halaman kantor bupati kepulauan meranti, jalan Dorak Selatpanjang, Jumat (01/09/2017) berjalan dengan khidmat.
Bertindak sebagai Imam Sholat Idul Adha H. Al-Jufri, Khatib Sudirman. Turut mengikuti Sholat Idul Adha 1438 H dihalaman kantor Bupati, Forkopimda Kapolres Meranti AKBP. Barliansyah, Danramil Selatpanjang, Kajari Meranti, Ka. Kanwil Depag, Asisten III Sekdakab. Meranti H. T. Akhrial, Kepala Dinas/Badan, Kepala Bagian Dilingkungan Pemkab. Meranti, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan sejumlah instansi terkait lainnya.
Dihari raya kurban tersebut Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menghayati makna Idul Adha yakni membina persaudaraan, mengamalkan nilai kepekaan dan kepedulian antar sesama.
Pada kesempatan itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat umat muslim dapat menghayati dan menjalankan pesan Idul Adha yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan istri Siti Hajar serta anaknya Nabi Ismail AS yang telah meletakkan dasar-dasar yang fundamental melalui pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan kurban.
pengorbanan Nabi Ibrahim AS atas putranya Nabi Ismail AS tersebut mempunyai dua nilai, Nilai-nilai tersebut adalah kesalehan spiritual dan kesalehan sosial.
"Saya berharap apa yang diajarkan itu mempu menjadi tuntunan bagi masyarakat dalam menunaikan rukun islam yang ke 5 dan ikut berkurban," ujar Bupati.
Pada kesempatan itu tak lupa Bupati juga mendoakan seluruh Jemaah Haji di dunia khususnya yang berasal dari Meranti yang saat ini sedang wukuf di Arafah dalam keadaan sehat dan walafiat sehingga dapat menjalankan rukun Haji secara sempurna dan saat kembali dapat menyandang predikat haji yang mambrur.
Sementara itu, Khatib H. Sudirman dalam tausiahnya menjelaskan pentingnya Takbir Idul Adha, yang di dalamnya terkandung 3 makna yakni Allah yang paling besar untuk itu umat manusia harus tanggalkan sifat kesombongan, makna kedua manusia tidak boleh mengatur jarak antara satu dan yang lain secara strata dan yang terakhir bisa menjalin hubungan baik dengan siapa saja.
Akhir kata Khatib berpesan kepada masyarakat umat muslim jangan sampai larut dalam ritual Idul Adha semata yang terpenting memahami pesannya dari Hari Raya kurban tersebut, di mana Allah ingin mendidik umat manusia untuk memotong sifat kesombongan yang melekat pada diri, memotong kebiasaan hidup yang acap kali tidak peduli terhadap orang lain.
"Semoga kita dapat memaknai Idul Adha ini dengan baik dan menjadi manusia yang husnul khotimah," ucapnya. (MC Meranti /sf/ip)
Kategori
Topik
Bagikan