Inalillahiwainnalillahirojiun, Riyan Aldini Meninggal
Kamis, 2 Mei 2019. Waktu baca 3 menit 10 detik.
Inalillahiwainnalillahirojiun, Riyan Aldini Meninggal
MERANTI – Atlet Sepakbola asal Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Riyan Aldini, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Perjuangan keras melawan penyakit yang dideritanya ditunjukkan atlet muda berbakat ini sebelum meninggal pada, Minggu 28 April 2019 lalu, sekitar pukul 21.30 Wib, di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Riyan Aldini (18) atlet sepak bola Kabupaten Kepulauan Meranti jatuh sakit. Ia sempat mengikuti event sepakbola di Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti hingga memasuki babak Final.
Berbagai upaya pengobatan untuk kesembuhan Riyan juga telah dilakukan oleh pihak keluarganya. Namun Allah SWT berkehendak lain. Akhirnya, anak ke dua dari tiga bersaudara itu menghembuskan napasnya terakhrnya di RSUD Arfn Ahmad Pekanbaru dan jenazahnya dibawa kerumah duka RT05/RW03 Dusun Sepakat Desa Repan, Kecamatan Rangsang dan dikebumikan senin (29/4/2019) di Tempat Pemakam Umum (TPU) Desa Repan.
Almrhum Riyan Aldini merupakan mantan siswa SMAN 2 Selatpanjang sebelum dipindahkan ke SMA 2 di Pekanbaru. Semasa hidupnya, almarhum Riyan Aldini merupakan sosok remaja yang tumbuh normal sebagaimana anak-anak lainya. Dia merupakan sosok pemuda yang ramah, pintar dan mudah bergaul. Tidak heran jika Riyan memiliki banyak teman.
Mantan atlet PPLP Provinsi Riau itu pernah sukses meraih berbagai prestasi diberbagai kejuaraan sepak bola. Mulai di tingkat Kabupaten tingkat Provinsi, bahkan dia juga pernah bermain di Cerbon, Bengkulu dan beberapa daerah lainya. Sehingga namanya sudah di kenali olah kalangan pencinta sepak bola di daerahnya.
Kepergian Riyan Aldini kepangkuan Sang Pencipta tentunya meningalkan kesan yang mendalam bagi pihak keluarga dan sahabat sahabatnya. Namun demikian, pihak keluarga tetap tegar menghadapi cobaan tersebut.
Adnan (51) ayah dari Riyan Aldini (almarhum) saat dikonfirmasi Senin (29/4/2019) malam menjelaskan bahwa Riyan Aldini jatuh sakit pada 6 febuari 2019. Saat itu, Riyan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang. Ia diharuskan berobat jalan selama Selama 13 hari. Karena kondisinya semakin memburuk, maka ia harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru,”ujarnya.
Menurut Adnan, anaknya dirujuk Ke RSUD Arifn Achmad Pekanbaru pada 8 maret 2019. “Dokter menyebutkan anak kami terkena virus ganas. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya Riyan Aldini Menjalani rawat inap disana selama satu bulan 20 hari dan sempat dilakukan oprasi kulit,”jelas Adnan.
Adnan Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut peduli terhadap Almarhum. ”Selaku orang tua dan keluarga besar almarhum Riyan Aldini, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti yang telah membantu pengobatan anak kami. Khususnya PSSI dan IPSI yang telah melakukan kegiatan mengumpulkan donasi bagi anak kami. Semoga Allah SWT akan membalas dengan pahala yang setimpal,”ucapnya.
Bupati Kepulauan Meranti, DRs H Irwan MSi melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol, Hery Saputra SH, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya atlet muda berpretasi yang sangat membanggakan Meranti. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan bisa tabah dan mengikhlaskan kepergian Riyan Aldini.
“Atas nama Pemerintah dan PSSI, kami turut berduka cita dan merasa kehilangan. Semoga amal ibadanya semasa hidup dunia diterima Allah SWT serta ditempatkan dalam golong orang-orang yang beriman,”kata Pejabat yang juga sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kepulauan Meranti itu.
Sepengetahuannya almarhum Riyan Aldini merupakan anak yang baik dan juga merupakan salah satu atlet sepak bola terbaik di Meranti. Ia juga memliki prestasi yang telah membanggakan daerah.
“Namun Allah berkehendak lain. Allah lebih menyanyanginya. Untuk itu, kami dari PSSI mengharapkan kepada keluarga Almarhum untuk tabah menghadapi cobaan ini. Mari kita berdoa semoga almarhum diterima disisi Allah SWT. Kami dari Pemerintah dan Pengurus serta Anggota PSSI Meranti tentunya sangat kehingan akan sosoknya Riyan Aldini,”ujarnya
Hery juga menghimbau kepada seluruh atlet sepak bola Kabupaten kepulauan Meranti untuk sentiasa menjaga kesehatan. “Selain itu, mari kita jadikan sepak bola ini sebagai ajang silaturahmi antar sesama atlet dan masyarakat dan selalu mengedepan sportifitas dalam ber2,”Imbunya. (humas/020)
Kategori
Topik
Bagikan