Gedung Belakang Pasar Modern Akan Disiapkan

Selasa, 18 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 23 detik.
image
Gedung Belakang Pasar Modern Akan Disiapkan

Selatpanjang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti akan menyelesaikan pembangunan gedung belakang di Pasar Modern di Jalan Tanjungharapan, Selatpanjang, Riau.  Kedepan, bangunan itu akan ditempati oleh pedagang yang ada dari Jalan Tanjungharapan.

Menurut Sekretaris DisperindagkopUKM, Rudi SAg, tahun depan ada dana alokasi khusus (DAK) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp 1 miliar lebih untuk membangun beberapa bagian Pasar Modern. Mulai dari jalan masuk pasar, pembuatan meja lapak berbahan kayu, sampai pembuatan jembatan penghubung bangunan bagian depan Pasar Modern dengan gedung blok B yang ada di belakangnya.

"Tahun depan kita siapkan bangunan, jembatan penghubung antar gedung, dan jalan masuk. Dananya bersumber dari Kemendag," kata Rudi, (19/12/2019)

Dijelaskannya, bangunan dibelakang pasar modern atau menghadap ke jalan Tanjung Harapan dipersiapkan untuk menampung pedagang dari luar. Seperti pedagang di Jalan Imam bonjol dan Pasar Juling.

"Tapi nantinya disesuaikan dengan daya tampung. Untuk sementara, meja tempat jualan kita buat dari kayu saja," tambahnya.

Menanggapi wacana relokasi pedagang, Ketua Komisi II Darwin Susandy SHum sangat setuju. Ia menilai memang pasar di Jalan Imambonjol itu sangat tidak layak karena berdekatan dengan Sekolah Dasar Negeri 8.

"Berbagai macam sampah kadang dibuangkan ke parit dekat pasar. Ketika turun hujan deras, parit-parit tersumbat dan menyebabkan banjir," sebutnya.

"Kita kan sama-sama sudah tahu, dataran tanah kita rendah, jalan-jalan yang dibentuk zaman Kabupaten Bengkalis sudah setinggi itu adanya," tambah Politisi PAN itu lagi.

Darwin juga berpesan kepada DisperindagkopUKM, sebelum pedagang dari pasar Jalan Imam Bonjol dipindahkan, lokasi baru di pasar modern, harus dipersiapkan sematang-matangnya. Semua fasilitas harus terpenuhi agar para pedagang yang pindah kesana merasa nyaman dan lancar berusaha.

"Serta jangan pilih kasih untuk stand-stand yang akan ditempatkan pedagangnya. Tata dengan baik agar tak menmbulkan konflik," pesan Darwin. (MC Meranti/Humas/Na)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti