Fasum Dirusak OTK, Dinas PU Diminta Lapor Polisi

Rabu, 3 Juli 2019. Waktu baca 1 menit 16 detik.
image
Fasum Dirusak OTK, Dinas PU Diminta Lapor Polisi

MERANTI - Tiga buah manhole cover yang terletak di Jalan Pramuka Selatpanjang lesap dicuri maling. Untuk memberikan efek jera bagi perusak fasilitas umum (Fasum), Dinas PU diminta segera membuat laporan ke polisi.

Foto lubang di trotoar Jalan Pramuka Selatpanjang pasca lesapnya manhole cover itu pertama kali diposting akun facebook Dedi Yuhara Lubis pada Minggu (30/6/2019) sore. Dalam keterangan yang ditulis, setidaknya ada 3 manhole cover yang hilang dan menyisakan lubang menganga.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Fraksi PPP DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi mengaku kesal. Menurutnya, Fasum yang sudah dibangun pemerintah harusnya sama-sama dijaga, bukan malah dirusak.

Legislator Dapil Meranti I itu meminta Dinas PU untuk mengantisipasi terhadap manhole cover yang belum dirusak, dengan melakukan pengelasan atau teknik yang lain agar tidak bisa dibongkar.

Untuk efek jera, tambah Dedi, agar tidak ada lagi perusakan terhadap fasilitas umum, Dinas PU harus membuat laporan ke polisi. Sebab, merusak Fasum menurutnya bisa dipidanakan.

"Perusakan ini harus dilaporkan ke pihak berwajib untuk diselidiki. Agar kedepannya tak terulang lagi hal yang sama,"ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas PU H Herman MT mengaku sepakat dengan saran Dedi Putra. Ia berjanji akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. "Iya, nanti kami buat laporan ke polisi terhadap kasus ini," kata H Herman.

H Herman menambahkan, ia akan segera membahas bersama anggota untuk mengantisipasi agar manhole cover lain tak ikut dikebas maling. Selain itu, juga akan dilakukan penutupan lubang trotoar agar tak memakan korban.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan rekanan yang membangun jalan itu. Barang yang hilang didatangkan dari luar provinsi," aku Herman. (humas/001)

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti