DPMD Meranti Dorong Desa Kembangkan BUMDes
Senin, 26 November 2018. Waktu baca 2 menit 23 detik.
DPMD Meranti Dorong Desa Kembangkan BUMDes
Selatpanjang - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kepulauan Meranti optimis keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat memajukan perekonomian masyarakat desa. Karenanya, DPMD terus mendorong desa-desa di Kepulauan Meranti, Riau bisa membentuk serta mengembangkan BUMDes.
"Saya kira desa bisa menggantungkan masa depan ekonominya pada BUMDes. Ini sudah mulai dilakukan oleh desa-desa lainnya di luar Riau. Pengembangan BUMDes ini perlu dipikirkan masing-masing Kades dan masyarakatnya," ungkap Sekretaris DPMD Kepulauan Meranti, H Edi M Nur, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUED) Sabarudin, Senin (26/11/2018).
Dia menjelaskan, saat ini belum semua desa di Kepulauan Meranti memiliki BUMDes. Bahkan, yang sudah ada pun belum berjalan dengan maksimal. Dari 96 desa ditambah 2 desa persiapan, baru sebanyak 41 desa yang sudah membentuk Bumdes.
"Ini yang perlu diperhatikan betul. Kades yang berpikir bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakatnya," kata Edi M Nur.
Dirincikannya, 41 desa yang sudah terbentuk BUMDes, yakni di Kecamatan Tebingtinggi, Banglas Lestari Desa Banglas, Agro Lestari Desa Banglas Barat, Alah Air Mandiri Jaya Desa Alah Air, Mekar Jaya Desa Alah Air Timur, dan Rumbia Lestari Desa Sesap. Kecamatan Tebingtinggi Barat, Desa Alai, Desa Mekong, Desa Batang Malas, Desa Tenan, dan Desa Kundur.
Di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Tohor Bestari Desa Sungai Tohor, Tuah Sendanu Desa Nipah Sendanu, Sinar Sejahtera Desa Tanjung Sari, Bersua Lestari Desa Tanjung Gadai, Gewang Finansial Desa Teluk Buntal, Lukun Sejahtera Desa Lukun, Cahaya Lestari Desa Sungai Tohor Barat, Darul Ikhsan Makmur Desa Sendanu Darul Ikhsan, dan Cahaya Abadi Desa Batin Suir.
Selanjutnya di Kecamatan Rangsang, Bunga Tanjung Desa Topang, Arta Niaga Desa Teluk Samak, Anugerah Ilahi Desa Gayung Kiri, dan BUMDes Tebun Desa Tebun.
Kecamatan Tebingtinggi Barat, Arta Lestari Desa Anak Setatah, BUMDes Berkah Desa Telaga Baru, Karya Bersama Desa Melai, Bokor Mandiri Desa Bokor, Lemang Jaya Desa Lemang, dan Usaha Jaya Desa Bina Maju. Kecamatan Rangsang Pesisir, yakni Desa Tanah Merah, Desa Tanjung Kedabu, Desa Beting, Desa Telesung dan Desa Tenggayun Raya.
Kemudian di Kecamatan Pulau Merbau, Setia Jaya Desa Semukut, Setia Mekar Desa Baran Melintang, Maju Serentak Desa Tanjung Bunga, dan Sumber Makmur Desa Padang Kamal. Kecamatan Tasik Putripuyu diantaranya Desa Bandul, Desa Kudap, dan Desa Mengkirau.
"Kita akan terus mendorong seluruh Kades bisa membentuk BUMDes," tambahnya.
Menurut dia, sebagai pucuk pimpinan di desa, para Kades harus jeli dalam membuat kebijakan agar menciptakan peluang ekonomi. Harus mampu berpikir global menggali potensi desa, membuat perencanaan dan dilaksanakan.
Dalam hal ini, lanjut Edi M Nur, pihaknya terus mendorong pengembangan dan penguatan BUMDes yang ada di Kepulauan Meranti. Sehingga, tujuan terbentuknya BUMDes untuk meningkatkan perekonomian desa dan masyarakatnya bisa terwujud.
"Kami sangat menginginkan BUMDes yang ada terkelola secara maksimal. Untuk itu, kami terus aktif mendorong pengembangan dan penguatannya melalui berbagai upaya. Namun, itu semua tidak terlepas dari keaktifan semua pengurus BUMDes yang ada," jelas dia.
Intinya, kata Edi M Nur lagi, apa yang mereka lakukan dan upayakan setidaknya berdampak baik bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan