Dikenal sebagai Kota sagu, Meranti kedatangan Rombongan Study Tiru dari Provinsi Papua
Selasa, 10 April 2018. Waktu baca 1 menit 41 detik.
Dikenal sebagai Kota sagu, Meranti kedatangan Rombongan Study Tiru dari Provinsi Papua
Selatpanjang, Kominfo - Selasa 10/04/2018 Kabupaten Kepulauan Meranti kedatangan rombongan dari Provinsi Papua sebanyak 60 0rang yang melakukan kunjungan Study Tiru tentang pengolahan sagu. Kunjungan itu disambut baik oleh Bupati Kepulauan Meranti Irwan M.Si di Ball Room Grand Indobaru Hotel. Turut hadir Kapolres Meranti AKBP La Ode Proyek, Anggota DPRD Darwin, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian, MUI, Pimpinan PT NSP, dan Instansi Vertikal Meranti.
Dalam sambutannya Bupati Meranti Irwan M.Si mengucapkan selamat datang kepada rombongan study tiru Provinsi Papua yang di ketuai oleh Omah Laduani. Bupati menyampaikan bahwa sagu adalah keunggulan dari Kabupaten Meranti. Ia bercerita bahwa saat awal ia menjadi Bupati Meranti ia mencoba mempromosikan sagu dan mengembangkannya sehingga dengan kerja keras berbagai pihak akhirnya sagu Meranti bisa dikenal hingga dunia.
“saya berharap bapak dan ibu bisa betah selama disini, dan nanti malam bapak dan ibu akan dibawa ke Desa Bokor untuk menikmati hiburan-hiburan tradisional dan lainnya” ujar Bupati
Pada kesempatan itu, ia juga mempromosikan bahwa di Meranti memiliki permainan/2 tradisional yaitu lari atas tual sagu yang telah dikembangkan sehingga menjadi permainan tradisional rakyat di Meranti.
Kepala Badan Litbang Provinsi Papua Omah Laduani yang juga selaku ketua rombongan mengucapkan terimakasih kepada Bupati Meranti yang telah menyambut baik kunjungan tersebut. ia juga memperkenalkan rombongannya satu persatu, mulai dari Kepala Dinas PTSP Provinssi Papua, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua, Dinas Koperasi, Universitas Cendrawasih Papua, dan petani sagu Papua. Dijelaskannya juga bahwa sebelum memutuskan untuk datang ke Meranti, ia telah mencari tahu terlebih dahulu tentang daerah terbaik pengolahan sagunya di Youtube, dan akhirnya ia menemukan kabupaten Meranti dan memutuskan untuk melakukan Study Tiru di Kabupaten Meranti Provinsi Riau.
"sebelumnya saya sudah mencari-cari di youtube, ternyata Meranti yang sebagai kabupaten termuda ini memang luar biasa" ujar Omah
selain itu Omah Laduani mengharapkan dengan adanya kunjungan tersebut bisa mempertemukan antara petani Papua dengan petani Meranti agar bisa saling berdiskusi terkait masalah pengolahan sagu.
“Mudah-mudahan kami bisa belajar disini dan kami mengharapkan ilmu dari Bapak dan petani disini” Harap Omah Laduani (MC Meranti/HS/fr)
Kategori
Topik
Bagikan