Desa Insit Maksimalkan Magrib Mengaji

Jumat, 1 Maret 2019. Waktu baca 1 menit 41 detik.
image
Desa Insit Maksimalkan Magrib Mengaji

MERANTI--Pemerintah Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau akan memaksimalkan program magrib mengaji. Selain mendukung upaya pemerintah daerah, dengan gerakan Insit magrib mengaji diharapkan kelak mampu mencetak qori dan qoriah terbaik dari daerah ini.

"Meski dibeberapa rumah warga, masjid, serta musala telah berlangsung aktivitas belajar mengaji, namun program tersebut akan lebih dimaksimalkan lagi. Dalam waktu dekat kita akan memanggil para guru ngaji, guna membahas program Insit Magrib Mengaji," sebut Pj. Kepala Desa Insit, Amri Selamat, Rabu (27/02/2019).

Guna menyukseskan program tersebut, Amri mengaku perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Tak hanya keseriusan para guru mengaji, namun juga peran orang tua untuk mengantarkan anak-anak mereka belajar mengaji.

Menurut Amri, upaya kembali menggalakkan program magrib mengaji didasari dari keinginan menciptakan generasi muda yang islami. Selain itu, lewat gerakan magrib mengaji akan menumbuhkan minat baca Al-Quran sejak dini, sehingga akan mampu menghasilkan qori serta qoriah terbaik nantinya.

"Jika program ini bisa terus berkesinambungan, tentunya tak akan banyak melahirkan qori dan qoriah. Dengan begitu, maka tak akan kesulitan lagi dalam menyeleksi bibit terbaik untuk dikirim mengikuti MTQ di tingkat kecamatan nantinya," terang Amri.

Untuk memastikan berjalannya program tersebut, pihak desa berencana akan memberikan honor bagi para guru ngaji. Kebijakan itu sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap pengabdian yang diberikan oleh guru ngaji.

"Ada belasan guru ngaji di Desa Insit. Seluruh guru yang telah terdata akan kita berikan honor. Tentunya mereka lebih semangat dalam mendidik anak-anak," jelas Amri.

Program Insit Magrib Mengaji disambut baik anggota DPRD kepulauan Meranti, M. Tartib. Ia mengaku program tersebut terus digalakkan sebagai upaya membentuk generasi muda yang qurani.  

"Kita mendukung penuh program tersebut dan berharap Pemkab Kepulauan Meranti turut memberikan perhatiannya," kata M. Tartib.

Sinergitas seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga eksistensi program magrib mengaji. Tak hanya perhatian dari pemerintah daerah, dukungan masyarakat juga tak kalah penting dengan mewajibkan putra-putri untuk belajar mengaji.

"Program ini merupakan hal positif yang mampu membina generasi muda agar terhindar dari hal negatif. Kita berharap pemerintah daerah turut memberikan perhatian, lewat pemberian honorer bagi para guru mengaji," pungkas Tartib. (Humas/006).

© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti