Ciptakan Pemilu Aman dan Kondusif, Ini Permintaan Sekda
Senin, 31 Desember 2018. Waktu baca 1 menit 35 detik.
Ciptakan Pemilu Aman dan Kondusif, Ini Permintaan Sekda
Selatpanjang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis, SE, MM, berharap pelaksanaan Pemilu 2019 di Kepulauan Meranti berlangsung aman dan kondusif.
"Saya berharap aparat keamanan mampu menjaga kondisifitas, hingga berakhirnya pesta demokrasi nantinya," jelas Sekda. (31/12/2018)
Menurut dia, kondusifitas bisa terwujud jika seluruh pihak mampu bekerja sesuai Tupoksi masing-masing, serta saling bersinergi. Tidak hanya ketika terjadi masalah, namun juga berkoordinasi dalam meredam terjadinya gesekan.
Sisi lain, dalam mewujudkan pelaksanaan pesta demokrasi yang aman dan kondusif, partai politik dan calon legislatif juga punya peran penting dalam menjaga suhu politik di Kota Sagu.
"Saya berharap baik Parpol maupun Caleg hendaknya menciptakan suhu politik yang sejuk, serta tidak melakukan hal yang bisa menaikkan tensi politik. Jika itu bisa terlaksana, tentu akan menjadi contoh positif, karena mampu memperlihatkan kedewasaan berpolitik ke masyarakat," terangnya pria yang akrab di sapa Icut itu.
Tahun 2019 nanti, Pilpres dan Pileg akan digelar serentak. Selain memberikan pengalaman baru dalam berdemokrasi, juga akan riskan terjadinya tindak pelanggaran.
Untuk itu, Icut berharap lembaga penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu memaksimalkan kinerja, sehingga mampu meminimalisir potensi-potensi konflik yang akan terjadi.
Sejalan dengan keinginan Pemkab Kepulauan Meranti, pihak Bawaslu mengaku terus meningkatkan kapasitas dan kualitas petugas di jajarannya. Salah satunya dengan menggelar Rakor, baik kepada Panwascam namun juga sekretariatnya.
"Kita mewajibkan seluruh Panwascam hingga sekretariat, agar memahami seluruh regulasi yang ada, sehingga tidak salah dalam mengambil kebijakan, terutama jika menangani masalah pelanggaran Pemilu," terang Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, Syamsurizal, SH.
Tak hanya itu, hal yang terpenting adalah bagaimana membangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara Pemilu, sehingga mampu meredam gesekan. "Netralitas dan integritas merupakan hal terpenting yang ditanamkan ke seluruh petugas bawaslu. Dan, kita menjamin petugas Bawaslu netral dan punya integritas," tambah Syamsurizal.
Dalam menangani pelanggaran, Bawaslu menjamin semua peserta pemilu di perlakukan sama sesuai aturan perundang- undangan yang berlaku. Meski demikian, sinergitas antar-pemangku kepentingan dan stakeholder tetap terus dijaga, sehingga mampu meredam gesekan sedini mungkin. (MC Meranti/Humas/Na)
Kategori
Topik
Bagikan