Bupati Minta Pejabat Tak Berprilaku Seperti Dinosaurus

Selasa, 26 Februari 2019. Waktu baca 1 menit 49 detik.
image
Bupati Minta Pejabat Tak Berprilaku Seperti Dinosaurus

MERANTI--Bupati Kepulauan Meranti, Dra H Irwan meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Riau untuk tidak berperilaku seperti dinosaurus. Hal tersebut disampaikan Irwan saat melantik Pejabat Eselon III dan IV di Gedung Orange, Selasa (26/02/2019).

“Dinosaurus merupakan hewan terbesar dan terkuat di zamannya. Karena sombong dan tak bisa menyesuaikan diri, maka pupus dan keberadaanya saat ini hanya ada di film dan buku-buku sejarah,” terang Irwan.

Berangkat dari filosofi itu, ia meminta seluruh pejabat dijajarannya untuk tidak cepat puas dengan apa yang telah diperoleh saat ini. Dan, mutasi, promosi, serta rotasi merupakan hal biasa. Ketika dimutasi atau rotasi, dia berharap jangan menganggap hal tersebut sebagai hukuman. Begitu juga sebaliknya, jika diberikan kepercayaan lewat promosi jabatan, hendaknya tidak sombong dan membanggakan diri.

“ Yang perlu dilakukan bertanggungjawablah terhadap amanah yang telah diberikan, serta terus meningkatkan kapasitas diri dan berinovasi. Hal tersebut akan berdampak positif terhadap penilaian pimpinan dan pribadi pejabat itu sendiri,” ujar Irwan.

Berkaca dari hal itu, bupati berharap seluruh pejabat hendaknya selalu menyesuaikan diri dengan setiap perubahan. Tantangan yang besar, persyaratan yang rumit, serta sejumlah inovasi baru, menuntut setiap pejabat untuk meningkatkan kemampuan atau kopetensi diri. Tentunya, tidak ketinggalan dengan arus perkembangan zaman saat ini.

 “Jabatan merupakan amanah dari pimpinan, baik hari ini, maupun besok. Setiap posisi pasti akan selalu berganti. Yang perlu dilakukan adalah bagaimana kita memanfaatkan peluang yang telah diberikan dan menyiapkan diri mengantisipasi setiap perubahan,” pungkas Irwan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Muzamil Baharuddin menilai masalah disiplin PNS di jajaran Pemkab Kepulauan Meranti perlu menjadi perhatian. Meski secara keseluruhan sudah mulai membaik, namun disiplin PNS terutama saat jam kerja perlu diperketat.

“Dari pantauan kita di lapangan, masih ditemukan adanya PNS yang nongkrong di kedai kopi saat jam kerja,” ujar Muzamil.

Tak hanya itu, berapa pejabat yang berdomisili di luar Kabupaten Kepulauan Meranti juga kerap ditemukan meninggalkan Meranti dan mempercepat libur. Hal tersebut justru berdampak pada kinerja di OPD. Ia berharap kedepan perlu menjadi perhatian lewat kerjasama semua pihak dan serius dalam mengemban amanah yang telah diberikan.

“Peningkatan disiplin PNS perlu semakin diperkuat. Selain berdampak pada peningkatan kinerja, hal tersebut tentunya mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat,”. (Humas/006).


© 2026 DISKOMINFOTIK

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti