Bupati Asmar: GenRe Harus Jadi Teladan dan Penggerak Generasi Muda Meranti
Sabtu, 3 Oktober 2026. Waktu baca 3 menit 12 detik.
MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mendorong para Duta Generasi Berencana (GenRe) menjadi teladan sekaligus penggerak bagi remaja dalam mempersiapkan masa depan. Menurutnya, kualitas generasi muda saat ini akan turut menentukan arah pembangunan dan masa depan Kepulauan Meranti.
Pesan tersebut disampaikan Asmar saat menutup Grand Final Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe Kabupaten Kepulauan Meranti di Ballroom Afifa, Jalan Banglas, Sabtu (3/10/2026).
Dalam ajang tersebut, Frizzy Azka Kurniawan dari PIK-R Prosteen, SMAN 1 Tebing Tinggi, terpilih sebagai Duta GenRe Putra. Sementara Febi Fatmawati dari PIK-R Army, SMAN 3 Tebing Tinggi, terpilih sebagai Duta GenRe Putri.
Untuk kategori junior, Farhan Yanda dari PIK-R Positif, SMPN 2 Tebing Tinggi, meraih gelar Duta GenRe Junior Putra. Sedangkan Naura Syakira Vienya dari PIK-R B-Three, SMPN 1 Tebing Tinggi, terpilih sebagai Duta GenRe Junior Putri.
Asmar mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan atau pemilihan Duta GenRe. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk membangun karakter, kreativitas, keberanian, serta kemampuan dalam merencanakan masa depan.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Asmar.
Menurutnya, generasi muda merupakan salah satu kekuatan utama yang akan menentukan arah pembangunan daerah. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan sosial juga menghadirkan berbagai tantangan yang harus dihadapi bersama.
Asmar menyoroti sejumlah persoalan yang berpotensi memengaruhi masa depan remaja, mulai dari pergaulan tidak sehat, penyalahgunaan narkoba, perilaku seksual berisiko, pernikahan pada usia yang belum siap, hingga pengaruh negatif media sosial dan lingkungan pergaulan.
“Hal ini tidak boleh kita anggap sepele. Satu keputusan yang keliru pada masa muda dapat memberikan dampak panjang terhadap pendidikan, kesehatan, kehidupan keluarga, bahkan masa depan seseorang,” katanya.
Karena itu, lanjut Asmar, remaja tidak cukup hanya dibekali pengetahuan. Mereka juga membutuhkan penguatan karakter, nilai agama, kemampuan mengambil keputusan, serta lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
Dalam konteks tersebut, ia menilai keberadaan GenRe memiliki peran strategis dalam membantu remaja merencanakan pendidikan, karier, kehidupan berkeluarga, serta masa depan secara lebih matang.
Asmar secara khusus berpesan kepada para Duta GenRe yang terpilih agar tidak berhenti pada gelar dan selempang. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus menyebarkan pesan positif kepada teman sebaya.
“Duta GenRe harus menjadi teladan. Harus mampu menginspirasi. Dan harus berani menyampaikan pesan positif kepada teman-teman sebaya,” tegasnya.
Ia juga meminta agar gerakan GenRe tidak hanya berfokus pada ajakan untuk menjauhi perilaku negatif. Menurutnya, remaja harus diberikan ruang yang luas untuk berkarya, berprestasi, berorganisasi, berolahraga, mengembangkan kreativitas, dan mengejar cita-cita.
Asmar berharap generasi muda Meranti tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta karya dan peluang serta ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di daerah.
“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan positif bagi anak-anak kita. Bergandeng tangan menghadapi tantangan zaman,” ajaknya.
Ia menegaskan, upaya menyiapkan generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja.
“Menjaga generasi muda bukan hanya tugas pemerintah. Menjaga generasi muda adalah tanggung jawab kita semua,” kata Asmar.
Di akhir sambutannya, Asmar mengingatkan bahwa masa depan Kepulauan Meranti turut ditentukan oleh kualitas generasi mudanya saat ini. Ia mengajak para remaja untuk terus berkarya, berprestasi, menjaga diri, menjaga pergaulan, dan mempersiapkan masa depan.
“Cerah dan gemilangnya nasib Kepulauan Meranti di masa depan salah satunya ditentukan dengan kualitas para remajanya saat ini. Dengan serumpun GenRe beraksi, takkan Melayu hilang di bumi. Teruslah semangat berkarya. Teruslah berprestasi. Jaga diri, jaga pergaulan, dan jaga masa depan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah kepala OPD, Ketua IBI Cabang Kabupaten Kepulauan Meranti, para pembina Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Ketua Forum Anak Kabupaten Kepulauan Meranti, serta Ketua Forum GenRe Meranti beserta jajaran.
Kategori
Topik
Bagikan